George Foreman (baju merah). (Dok. Sony Channel)

Keprisatu.com – meski sudah menginjak usia 53 tahun, bukan berarti Mike
Tyson menghentikan keinginannya untuk naik ring lagi. Tapi bukan untuk
perebutan gelar, melainkan untuk laga amal berdurasi 3–4 ronde untuk
membantu kehidupan para gelandangan dan korban narkoba.

Rencana tersebut disampaikan Tyson saat melakukan live Instagram
bersama rapper kondang Amerika Serikat T.I. (Clifford Joseph Harris Jr).

Tyson menyatakan sedang giat lagi berlatih di gym. Tidak hanya untuk
menjaga kebugaran tubuhnya, tapi juga demi mencapai kondisi fisik yang
siap untuk bertarung.

Tyson mengungkapkan sejumlah latihan rutin yang sudah dijalaninya.
Misalnya, melahap latihan kardio selama 2 jam. Yakni, bersepeda dan
berlari di treadmill masing-masing sejam. Juga, mengangkat beban ringan
dengan 250–300 repetisi.

“Lalu, aku juga selalu mengasah skill tinju dengan memukul mitt
(bantalan tinju) selama 25–30 menit setiap hari,” terang mantan juara
dunia kelas berat di tiga divisi itu.

Dia berharap kembali mendapatkan kondisi yang prima sebelum laga
ekshibisi. Legenda tinju Amerika Serikat George Foreman turut
mengomentari rencana Tyson untuk kembali naik ring.

Semua bermula dari cuitan seorang promotor tinju Joe Abel mengenai
latihan yang sedang dijalani Tyson menuju laga amal. Lalu, dia
menanyakan pendapat Foreman.

“Tyson sudah melakukan banyak hal hebat di dunia tinju. Tidak perlu
lagi (naik ring). Dia sudah masuk Hall of Fame. Dan dia adalah petinju
yang hebat,” cuit Foreman sebagaimana dikutip Black Enterprise.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @boxingliife, tampak Tyson
masih cukup gesit melakukan gerakan menghindar dan memukul. Mendengar
kabar bahwa Tyson akan kembali naik ring, banyak warganet yang tak
sabar untuk segera menyaksikannya.

“Masa kecilku diisi dengan aksi-aksi brutal sang juara dunia. Sampai
sekarang memori itu terus membekas dan aku selalu ngeri setiap kali
menontonnya. Aku pastikan menyaksikan pertarungannya nanti,” tulisnya
di kolom komentar.

Tyson memutuskan gantung sarung tinju pada 2005. Semasa aktif, Tyson
mengantongi rekor 50 kemenangan. Sebanyak 44 di antaranya menang KO dan
6 laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Dia juga dikenal sebagai petinju paling bengis pada masanya. Hidupnya
pernah hancur akibat narkoba. Kini dia ingin membantu mereka yang
senasib dengan dirinya agar bisa kembali bangkit.

Siapa yang bakal meladeni tantangan Tyson di ring tinju nanti? (*)

sumber: jawapos.com