Beranda Batam Try Out Porprov 2026, Spider Challenge Pertandingkan 16 Kelas Jiujitsu dan Newaza

Try Out Porprov 2026, Spider Challenge Pertandingkan 16 Kelas Jiujitsu dan Newaza

Batam, Keprisatu.com: Sebanyak 67 atlet dari Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, dan Lingga bertarung dalam Spider Challenge 2026 Kejuaraan Jujitsu Antar Dojo se-Kepulauan Riau, di Mall Botania (MB) 2 Batamcentre, Kota Batam, Sabtu (1/8).

Turnamen ini menjadi ajang mengukur kemampuan atlet sekaligus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri 2026.

Kejuaraan tersebut diikuti tujuh dojo, yakni Dojo Kenacha, Dojo Kenzo, Dojo Bhatara Sakti, Dojo Yonif TP 849/Beladau Sakti, Dojo IJI Batam, MMA Tanjungpinang, dan PUMMA Karimun.

Ketum KONI Kepri Usep RS

“Kehadiran seluruh dojo menjadi bukti semangat kebersamaan dalam membangun prestasi olahraga jujitsu di daerah kita,” kata Ketua Panitia Spider Challenge 2026

Selain memperebutkan gelar juara, Spider Challenge 2026 menjadi wadah meningkatkan kemampuan teknik, mental bertanding, serta mempererat persaudaraan antaratlet dan antar-dojo. Di antaranya dojo terbaik di Kepulauan Riau, yaitu Dojo Kenacha, Dojo Kenzo, Dojo Bhatara Sakti, Dojo Yonif TP 849/Beladau Sakti Lingga, Dojo IJI Batam, MMA Tanjungpinang, dan PUMMA Karimun.

“Kami berharap seluruh atlet memanfaatkan kesempatan ini untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta meningkatkan kualitas teknik dan mental,” pesan Habibi.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Jujitsu Kepulauan Riau, Rozi Juhendra, menegaskan Spider Challenge 2026 menjadi bagian dari komitmen pengurus untuk memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini hingga level prestasi.

Menurutnya, kompetisi antardojo menjadi sarana penting untuk mengukur perkembangan atlet sekaligus memberikan jam terbang bertanding sebelum tampil di ajang yang lebih tinggi.

“Kami ingin kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan yang berkelanjutan. Dalam kegiatan ini, kami bisa melihat perkembangan atlet, menjaring bibit-bibit baru, dan mempersiapkan mereka menghadapi Porprov hingga kejuaraan nasional. Kami juga berharap dukungan dari pemerintah setempat,” harapnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh dojo, pelatih, atlet, dan orang tua yang terus mendukung perkembangan jujitsu di Kepri Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Ketua KONI Kepulauan Riau, Usep RS, membuka secara resmi turnamen Spider Challenge 2026. Ia mengapresiasi Pengurus Provinsi Jujitsu Kepri yang konsisten menggelar kejuaraan sebagai wadah pembinaan atlet.

Menurut Usep, kompetisi seperti Spider Challenge berperan penting dalam menjaring atlet potensial yang akan dipersiapkan menghadapi Porprov Kepri hingga Pekan Olahraga Nasional (PON). Ia menilai jujitsu telah memberi kontribusi positif bagi prestasi olahraga Kepri, termasuk dalam perolehan medali pada PON Aceh-Sumatera Utara.

Meski tergolong sebagai cabang olahraga yang masih berkembang di Kepulauan Riau, Usep mengatakan jujitsu kini semakin diminati generasi muda dan telah berkembang di berbagai kabupaten dan kota.

“Kami berharap Jujitsu Kepri terus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kepulauan Riau, baik di tingkat nasional maupun internasional,” bebernya.

Spider Challenge 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat pembinaan atlet sekaligus meningkatkan kesiapan kontingen Kepri menghadapi berbagai kejuaraan pada masa mendatang. Tampak hadir, Dispora Kota Batam, KONI Batam, KONI Kepri, dan Ketua PWI Kepri.(Pur)