Keprisatu.com – Toyota Motor Corporation (Toyota) meluncurkan SUV Toyota RAV4 berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Jepang. Penjualan hanya ditarget sebanyak 300 unit saban bulan.

Seperti dilansir motoris, Selasa (9/6/2020), Toyota menyebut peluncuran RAV4 versi ini merupakan cara Toyota untuk menyuguhkan fun to drive yang lebih bagi konsumen. Mobil ini disebut menggunakan teknologi Toyota Hybrid System (THS II) versi anyar.

Mesin konvensional yang disandangnya dipadukan dengan dua motor listrik yang ditempatkan di bagian depan plus inverter. Paduan antara mesin 2.5 liter empat silinder dengan motor tersebut menghasilkan tenaga hingga 306 PS.

RAV4 PHEV dilengkapi baterai lithium-ion. Jika baterai terisi penuh, sanggup menyokong mobil menempuh perjalanan – dengan mode listrik saja – sejauh 95 kilometer. Sedangkan, jika menggunakan paduan antara mesin konvesional dengan sistem hybrid, jika tangki bahan bakar terisi penuh mampu menempuh jarak hingga 1.300 kilometer.

SUV ini diklaim mampu berakselerasi dari kecepatan 0- 100 kilometer per jam hanya dalam 6 detik. Semburan tenaga yang dihasilkan mencapai 225 kW (306 PS).

Catatan menarik yang diberikan Toyota adalah, mobil ini sanggup menyediakan daya listrik hingga 1.500 W. Daya tersebut bisa digunakan sebagai penopang peralatan standar saat keadaan darurat (jaringan listrik padam) atau penunjang kegiatan di luar ruangan.

Kehadiran Toyota RAV4 ini – terutama jika dijajakan ke pasar global – bakal menjadi amunisi baru untuk menggempur pasar SUV dunia, dan meningkatkan volume penjualannya. Toyota RAV4 merupakan SUV Toyota terlaris di dunia.

Seperti dilaporkan laman Newsroom Toyota Europe, belum lama ini, sejak dipasarkan tahun 1994 hingga Februari 2020, SUV ini telah terjual 10 juta unit lebih.

“Bahkan, SUV yang telah dibuat lima generasi ini pada tahun 2019 lalu bukan hanya menjadi SUV terlaris, tetapi juga tercatat sebagai kendaraan penumpang terlaris keempat di dunia,” tulis laman tersebut.(*/ted)