Ketua Tim Gugus Bersama Lawan Covid-19 Kepri di Batam, Buralimar

Keprisatu.com – Tidak terbendungnya pertambahan kasus baru Covid-19 di Kota Batam tidak terlepas dari kurangnya kesadaran warga masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Tim Gugus Bersama Lawan Covid-19 Kepri di Batam kini sedang mengkaji stretegi baru agar masyarakat patuh protokol kesehatan. ”Kami sedang mengkaji strategi baru, bagaimana caranya agar masyarakat sadar protokol kesehatan,” ungkap Buralimar, Ketua Tim Gugus Bersama Lawan Covid-19 Kepri di Batam, Rabu (16/9/2020) kepada Keprisatu.

Buralimar bersama anggota tim meminta saran dari berbagai pihak, termasuk kepada Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL), Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes), dan para relawan epidemiolog.

Sebelumnya dokter relawan Tim Gugus Kepri di lapangan menemukan berkembangnya klaster perkantoran dan perusahaan indoor. Sejauh ini belum diketahui tim, apakah klaster industri telah berkembang terkait ditemukannya beberapa penghuni dormitori yang terjangkit Covid-19.

Tim Gugus Bersama Lawan Covid-19 terus menyosialisasikan Ventilasi, Durasi, dan Jarak, alias VDJ.

Ventilasi, agar masyarakat Batam menghindari ruang publik atau transportasi publik dengan ventilasi atau sirkulasi udara tertutup.

Sedangkan Durasi perlu diperhatikan saat bertemu atau bercakap dengan orang lain. ”Maksimal 5 sampai 15 menit. Percakapan di atas 15 menit sebaiknya dilakukan secara online,” paparnya.

Mengenai Jarak, Buralimar meminta agar masyarakat Batam menjaga jarak dengan lawan bicara atau orang lain di ruang publik hingga dua (2) meter. Pembatasan jumlah orang yang bertemu di ruang publik juga perlu dilakukan. (KS 04)