THR PNS tidak full tahun ini.
Sri Mulyani

Keprisatu.com – Pemerintah memutuskan pencairan tunjangan hari raya (THR) PNS 2021 tidak jadi full gegara corona. Pencairan THR PNS sebesar gaji pokok dan tunjangan melekat saja.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan alasan pemerintah mengambil keputusan tidak membayar penuh THR PNS 2021. Menurut dia, pemerintah sudah menjalankan komitmen untuk memberikan hak kepada ASN, TNI, Polri, dan pensiunan untuk THR.

Namun di sisi lain, pemerintah juga melihat situasi dan kondisi penanganan Covid-19 yang masih membutuhkan dana besar dari anggaran APBN tahun ini. Sehingga THR PNS tidak jadi full.

“Di sisi lain pemerintah memahami dalam situasi tahun ini, kondisi covid membutuhkan dana dari anggaran APBN. Bagi penanganan dan sekaligus memberikan perhatian bagi masyarakat yang masih butuh dukungan dari pemerintah,” ungkap Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual, Kamis (29/4/2021).

“Oleh karena itu pada 2021 pemerintah memutuskan pemberian THR sama seperti tahun 2020. Yaitu, dalam bentuk gaji pokok dan tunjangan melekat,” lanjutnya.

Mengutip laman Detikcom, Sri menjelaskan perubahan dari alokasi anggaran THR PNS 2021 mencerminkan pemihakan pemerintah pada penanganan COVID-19. Penggunaan anggaran ini untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Beberapa pos dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, lanjut Sri, banyak yang belum pemerintah anggarkan tahun lalu. Baru, penganggarannya tahun ini. Hal ini memaksa pemerintah melakukan perubahan-perubahan.

“Beberapa pos yang belum dan harus dianggarkan memaksa pemerintah melakukan berbagai perubahan. Yaitu program Prakerja yang tadi saya sampaikan tadinya Rp10 triliun jadi Rp20 triliun, subsidi kuota internet juga pemberiannya tahun 2021 ini yang tadinya belum ada anggarannya,” ungkap Sri Mulyani.

BACA JUGA:

THR PNS Cair 10 Hari sebelum Lebaran

Menaker: THR 2021 Wajib Bayar Penuh dan Tepat Waktu

Sri menjelaskan anggaran yang digunakan untuk pembayaran THR PNS 2021 untuk kementerian dan lembaga pusat anggarannya mencapai Rp7 triliun. Lalu, untuk anggaran ASN di daerah dan pekerja PPPK sebesar Rp14,8 triliun. Terakhir, untuk pensiunan alokasi anggarannya Rp9 triliun.

“Kebijakan pemberian THR yang sudah ditampung dalam APBN tahun anggaran 2021 penyalurannya dilakukan pada periode H-10 sampai H-5 sebelum Idul Fitri,” imbuh Sri. (ks04)

BACA JUGA BERITA LAIN:

Kumulatif Positif Corona di Kepri Dekati 11 Ribu

Wakil Gubernur, Dewan, dan PNS Bakal Tiap Hari Colok Hidung?

Corona Bangkit lagi di Jiran Singapura