Kapolsek Dabo Singkep, Iptu Ferdyando

Keprisatu.com – Polsek Dabo Singkep Resor Lingga, lakukan penyidikan kasus penganiayaan dan perusakan mobil serta pagar halaman rumah milik korban FL (52). Kasus ini menyeret tersangka berinisial OW alias KP (40).

Kasus penganiayaan dan perusakan ini terjadi pada hari Rabu (16/12/2020) di Rumah korban FL di Sei Lumpur Dabo Singkep Kabupaten Lingga.

Kapolres Lingga AKBP Arief Robby Rachman, S.H, S.I.K, M.H melalui Kapolsek Dabo Singkep Iptu Ferdyando mengatakan Laporan Polisi nomor : LP-B/17/XII/2020/KEPRI/RES LINGGA/SPK-POLSEK DABO SINGKEP, (16/12/2020)dengan korban FL (52), masuk dalam proses penyidikan.

“Dalam kasus penganiayaan dan perusakan tersebut, OW alias KP (40) berstatus tersangka,” ungkap Iptu Frediando di ruangan kerjanya di Mapolsek Dabo Singkep, Senin ( 28/12/2020).

Iptu Frediando menjelaskan, penganiayan dan perusakan yang dilakukan tersangka OW alias KP, dengan cara mendatangi rumah korban FL saat itu korban FL baru pulang ke rumah.

Saat itu korban  memarkirkan mobilnya di garasi mobil rumahnya. Namun tiba-tiba tersangka OW alias KP datang dengan mengenderai mobil pick up dan masuk ke halaman rumah korban.

Selanjutnya tersangka OW alias KP memutarkan mobilnya depan grasi mobil korban.  Pelaku lalu  memundurkan mobilnya dan menabrakannya ke mobil korban yang sedang parkir di garasi tersebut.

“Tersangka OW alias KP  turun dari mobil dan mendatangi korban FL yang sedang berdiri di samping mobilnya, lalu tersangka langsung memukul korban,” ujar Iptu Frediando.

Setelah memukul korban, tersangka kembali ke mobilnya. Lalu pelaku melarikan diri. Namun karena tidak bisa mengendalikan  mobilnya,  tersangka menabrak pagar tembok halaman rumah korban.

Akibat perbuatan tersangka , kepala korban FL mengalami sakit dan bengkak serta memar. Sedangkan mobil korban merk Toyota Rush rusak pada pintu belakang, yaitu mengalami kemek atau penyet . Tak hanya itu  kaca besarnya pecah dan pagar tembok halaman rumah korban rusak sebagian.

“Terhadap tersangka OW alias KP dijerat dengan Pasal 351 KUHP dan atau Pasal 406 KUHP dengan ancaman 2 tahun 8 bulan”. ujar Kapolsek.

Sang kapolsek menegaskan  tersangka OW alias KP tidak ditahan  karena yang bersangkutan proaktif dan dikenakan wajib lapor. Tersangka juga  berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. (ks03)

Editor : Teguh Joko Lismanto