Keprisatu.com – TEPAT di hari meninggalnya Didi Kempot pada 5 Mei lalu, video tentang jenazah maestro campur sari itu bertebaran di aplikasi WhatsApp. Salah satunya menunjukkan wajah tersenyum sesosok jenazah pria yang sudah terbalut kain kafan. Beberapa orang tampak secara bergiliran mencium wajah yang diklaim sebagai jenazah Didik Kempot itu.

Sehari berikutnya, video yang sama ditemukan beredar di Facebook. Salah satu pengunggahnya adalah akun Ya Habibal Qolby. ”Assalamualaikum Inna lillahi wa Inna ilaihi roji’un Masya Allah om Didi kempot meninggal a dengan wajah tersenyum. Semoga Khusnul khatimah sahabat ambyar,” tulis akun tersebut pada 6 Mei 2020.

.Video yang disebar hingga 80 kali itu menuai banyak doa dan pujian untuk Lord Didi. Sejumlah kanal YouTube malah memanfaatkan video tersebut untuk mendulang viewer. Contohnya, kanal KRESNA TV pit yang mengunggah video itu dengan judul Jenazah DIDIK KEMPOT terlihat tersenyum, semoga HUZNUL KHOTIMAH.

Saat ditelusuri, ternyata sudah ada yang mengunggah video yang sama di YouTube pada 2 Mei 2020. Artinya, video itu sudah ada tiga hari sebelum Didi Kempot meninggal. Kanal Aby Fatih yang mengunggah video tersebut menjelaskan bahwa sosok berbalut kain putih itu adalah jenazah ulama kharismatik asal Banjarmasin, KH Ahmad Zuhdiannor. Anda bisa melihatnya di bit.ly/GuruZuhdi.

Portal berita kalsel.prokal.co (Jawa Pos Group) juga mengabarkan meninggalnya ulama kharismatik tersebut. Berita yang terbit pada 2 Mei 2020 itu menyebutkan bahwa Ahmad Zuhdiannor meninggal di RS Medistra, Jakarta, pada Sabtu pagi. Pria yang wafat dalam usia 48 tahun itu merupakan putra mantan pemimpin Pesantren Al-Falah Banjarbaru.

Dia dikenal sebagai ulama yang lembut dan penuh humor dalam berdakwah. Dia juga terkenal suka melakukan kerja-kerja sosial dalam setiap kegiatan keagamaan. Anda bisa membacanya di bit.ly/MeninggalDiJakarta.

FAKTA

Video yang diunggah akun Facebook Ya Habibal Qolby memperlihatkan jenazah KH Ahmad Zuhdiannor yang meninggal di RS Medistra, Jakarta, pada Sabtu, 2 Mei 2020.

Sumber: Jawapos