(Foto: Dokumen Polri)

Keprisatu.com – Terkait penangkapan seorang terduga pelaku teroris di Batam, Provinsi Kepri, ternyata Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri juga menangkap lima orang lainnya. Kelima orang itu ditangkap di dua provinsi berbeda, yakni di Lampung dan Sumatera Barat.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiono SIK, Mhum, menjelaskan empat terduga teroris ditangkap di daerah Lampung. Mereka diamankan di tiga tempat berbeda, satu orang di Metro, satu di Panjang Bandar Lampung, dan dua orang lainnya di Pringsewu.

“Mereka terduga teroris berinisial SA, S, I, dan RK ditangkap di Lampung,” ungkap Brigjen Pol Awi Setiono, Minggu (8/11/2020).

Sedangkan dua terduga teroris lainnya, Brigjen Awi menyebut, berinisial AD alias S Parewa alias Abu Singgalang ditangkap di Padang, Sumatera Barat.

Sementara MA alias AF diamankan di Batam, Kepulauan Riau.

‘’Terduga teroris di Lampung merupakan anggota kelompok Jamaah Islamiah yang tergabung dalam kelompok IMARRUDIN (Banten) di bawah pimpinan Para Wijayanto yang diduga sebagai Kosin Wilayah Lampung,” jelas Jenderal Bintang Satu itu.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhart yang dikonfirmasi Keprisatu.com mengakui ada penangkapan terduga teroris di Batam oleh Densus 88 Antiteror Polri. Penangkapan terjadi di daerah Punggur, namun alamat tempat tinggal terduga tersebut di daerah Sagulung Batam.

Juga disebut, terduga MA alias AF tergabung dalam Kelompok Jamaah Anshor Daulah. Dalam penangkapan di Batam, diamankan 1 unit senjata rakitan yang belum sempurna, 2 unit busur panah, 5 unit anak panah, 2 buah sangkur, 1 unit alat mesin solder, 2 unit alat solder. Juga ada 1 plastik berisi bubuk putih, 1 plastik bubuk balerang, 1 pcs adapter, 1 unit besi, dan 6 unit pegas per, 1 unit tabung dan tas panah, 1 unit tas panah, 4 unit ahock spm, 1 pcs stik seperti mainan anak dan 1 unit jepitan las. (ks14/ks04)

editor: arham