ilustrasi

Keprisatu.com – Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam sendiri telah merilis data pertambahan kasus baru Corona sebanyak 25 kasus. Rinciannya terdiri dari 14 laki-laki dan 11 perempuan.

Dari jumlah tersebut diantaranya ada nakes, guru, pelajar – mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga balita usia 5 tahun. Rata rata pasien kali ini berstatus asimtomatik (tanpa gejala) dan suspek (kontak erat , keluhan demam, kehilangan penciuman) dan probable.

BACA JUGA : WASPADA Jangan Abai!  Kasus Covid-19 di Batam Capai 893  

Kasus probable, yaitu orang yang diyakini sebagai suspek dengan ISPA Berat atau gagal nafas akibat aveoli paru-paru penuh cairan (ARDS) atau meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR.

Untuk kasus probable atas nama Tn Add, yang sebelumnya merupakan pasien nomor 886. Diketahui sebelumnya dia berobat ke salah satu rumah sakit dengan keluhan demam, batuk berdahak, dan sesak napas disertai badan terasa lemas dan muka pucat.

Namun kondisi pasien semakin memberat dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan intensif di ICU.

Dari lokasi tinggal, ada satu kasus warga yang tinggal di Ruko Panbil dan dua kasus dialami oleh warga Dormitori Batamindo di Kelurahan Mukakunig Kecamatan Seibeduk Batam.   Beberapa kasus lainnya berasal dari Kecamatan Batam Kota , Batuampar, Batuaji , Bengkong, dan Lubuk Baja.

Berikut deretan daftar ke 25 warga Batam dengan rincian 14 laki-laki dan 11 perempuan, yang saat ini dirawat di rumahsakit rujukan Covid-19 di Batam :

(ks03-r)