ilustrasi corona-int

Keprisatu.com – Kasus Covid-19 dalam sepekan meningkat dari biasanya. Salah satunya adalah para tenaga medis yang biasa menjadi garda terdepan penanganan pasien corona, justru saat ini harus melawan corona yang menyerangnya.

Banyaknya para tenaga kesehatan (Nakes)  yang bertugas di Puskesmas-Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) ini akhirnya disikapi oleh Kepala Dinas  Kesehatan Kota Batam dengan mengambil tindakan cepat.

“Ada 4 Puskesmas yang ditutup operasional untuk sementara,” ujar dr Didi Kusmarjadi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Kamis (27/8/2020).

Kata dr Didi, kondisi ini terjadi dilatarbelakangi banyak tenaga kesehatan  yang tertular covid-19. Sehingga menutup sementara palayanan di empat Puskesmas tersebut, disimpulkan sebagai salah satu jalan solusi.

Namun penutupan dari 4 puskesmas tersebut, kata dr Didi sifatnya sementara saja dan tak lebih dari 14 hari . Daftar puskesmas yang akan segera ditutup yaitu Puskesmas Tiban Mentarau, Puskesmas Nongsa, Tiban 4, dan Puskesmas Sei Langkai.

Ketua Bidang Kesehatan, Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Batam ini juga menyebut penularan virs Corona ini, terjadi diduga lantaran berasal pasangan pasien yang bersangkutan.

Di kalangan ASN Pemko juga terjadi hal demikian, dimana pasien diduga terpapar dari pasangan .  dr Didi mencontohkan , Kasus Nomor. 490, Tn. AA,  ASN Pemko Batam, beralamat di kawasan Perumahan Cendana Kelurahan Belian Kecamatan Batam Kota Kota Batam.

“Yang bersangkutan merupakan closes contact/kontak erat dengan istrinya,” jelas dr Didi. (ks03)