Tan A Tie saat reses di Bengkong

Keprisatu.com – Sampai saat ini pelayanan air atau SPAM yang di kelola oleh PT Moya Indonesia masih menjadi perhatian bersama. Perusahaan air tersebut, dinilai belum maksimal sepenuhnya melayani masyarakat Batam dengan baik.

Hal ini terungkap dalam masa reses yang dilakukan oleh Anggota DPRD Kota Batam Tan A Tie beberapa waktu lalu.

Saat ditemui awak media pada Senin (8/3/2021) pagi, keluhan masyarakat khususnya di kawasan Bengkong, Sei Panas hingga Tanjung Uma lebih kepada penerimaan kualitas air ke permukiman mereka.

“Kualitas air bersih yang mereka terima di permukiman mereka berwarna merah tanah. Seperti Teh Obeng gitu, dan ngak bersih. Dan ini yang disampaikan warga ke saya saat reses,” jelas Politisi PSI Kota Batam.

Ia pun memandang permasalahan air pascadikelola PT Adhya Tirta Batam (ATB), sangat jauh berbeda dan terbilang menurun.

Pihaknya pun berharap kepada PT Moya Indonesia dalam mengelola air bersih di Batam harus lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat, dalam hal ini kualitas air bersihnya kepada masyarakat.

“Jangan dilihat siapa itu warganya maupun asalnya, tapi kita berharap PT Moya Indonesia jika ingin mengelola air bersih harus mengutamakan profesional dalam pelayanan,” jelasnya.

Sebenarnya, tambahnya, pihaknya memandang kualitas air yang diberikan oleh PT Moya Indonesia masih sangat jauh dari pengelola sebelumnya.

Pihaknya pun menganalogikan seperti toko. Jika ada barang yang murah tapi kualitasnya beda, tentunya warga akan memilih barang yang mahal tapi kualitas bagus dan memuaskan.

“Harapan saya sih, Layanan air bersih yang diberikan PT Moya Indonesia bisa seperti ATB. Yang tidak pernah ada keluhan, lancar serta tidak ada putus. Mengingat, selama dipegang ATB, tidak ada keluhan di dapil saya. Begitu ganti pengelolanya, warna airnya pun ikuta berganti,” terangnya.(ks10).

Editor : Tedjo