Tahun Kerbau Logam
Ilustrasi

Keprisatu.com – Inilah beberapa hal yang perlu pebisnis perhatikan dalam menjalankan bisnisnya di tahun kerbau logam.

Menurut pendiri PT Elemen Sukses Mandiri, Jessica Diana Kartika, penting bagi para pelaku bisnis agar tidak menyerah pada keadaan. Juga harus bekerja keras dan senantiasa menjaga kesehatan.

“Pebisnis juga harus lebih cermat mengamati situasi dan kondisi market. Dari sisi pendistribusian produk dan jasa, agar pengerjaannya dapat memanfaatkan kemajuan teknologi,” ujarnya sebagaimana laman Bisnis melansirnya.

Di sisi lain di Tahun Kerbau Logam, perlu untuk mengantisipasi segala kondisi yang terjadi pada alam. Elemen Api di tahun 2021 ini, Jessica menyebutnya sangat lemah karena harus menghidupi tanah. Belum lagi mendapat serangan dari unsur air.

Oleh sebab itu, aktivitas gunung berapi melemah, perkiraan dia, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Begitu pula kebakaran hutan yang melanda dunia.

BACA JUGA:  Polisi tak Beri Izin Keramian Perayaan Imlek

Sebaliknya, curah hujan akan lebih banyak dari musim kemarau. Jessica menyebutkan banjir dengan lumpur akan banyak terjadi. Meskipun secara kuantitas tidak sebanyak tahun 2020, tetapi saat terjadi banjir kualitasnya justru membahayakan karena datangnya secara tiba-tiba atau mendadak.

Tanggul dan bendungan juga rawan rusak, sehingga sangat perlu memperhatikan kualitas tanggul. “Gempa dan tanah longsor sedikit berkurang dari tahun lalu, tetapi kualitasnya sering lebih membahayakan,” tambah Jessica yang juga pakar fengshui ini.

Kendati demikian, sebagai seorang pebisnis atau pelaku usaha memang harus sabar dan cermat membaca serta menghadapi situasi.

Jessica menyebut mereka juga harus bekerja keras dan fokus dalam menjalankan bisnis atau usahanya. Seperti halnya kerbau yang menjadi shio kedua dalam astrologi China.

Orang yang lahir pada tahun kerbau, dia katakan, akan memiliki sifat dan kepribadian yang pekerja keras, akan bisa menjadi andalan, dapat dipercaya, serius, mandiri, penyabar, simpel, dan suka menyendiri. (ks04)

editor: arham