Keprisatu.com – Gubernur Kepri, Ansar Achmad, Rabu (3/3) Ansar Ahmad ) meresmikan pungutan perdana jasa labuh jangkar Lay Up penerimaan daerah Provinsi Kepri di wilayah labuh jangkar perairan Galang Kota Batam.

Tahap awal diperkirakan pemasukan Rp700 juta perhari atau sekitar Rp200 miliar ke APBD Kepri.

Seluruh masyarakat Kepri mengucapkan terima kasih kepada Menteri Marves, Menteri Perhubungan dan  Menteri Keuangan yang telah membantu Kepri sehingga bisa melakukan pengelolaan sumber daya alam laut dari garis pantai sampai dengan 12 mil laut.

Perjuangan ini membuahkan hasil dengan diresmikannya pemungutan perdana jasa labuh jangkar ini

Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan penarikan biaya jasa labuh kapal yang ditandatangani Ansar.

Setelah prosesi tersebut saya bersama sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Kepri, juga sempat melakukan pemantauan radar pemantau lalu lintas kapal.

Kegiatan ini memang prosesnya panjang, dari gubernur pak Ismeth Abdullah kemudian pak Sani, kemudian pak Nurdin dan pak Isdianto.

“Saya kira semua punya peran besar untuk ini, dan alhamdulilah memang saat saya diamanahkan masyarakat launching pungutan perdana ini. Satu bulan sebelum pelantikan Gubernur Kepri,  saya melakukan pendekatan ke Menteri Marves, Menteri Perhubungan dan Menteri Keuangan untuk memberikan kemudahan bagi Kepri dalam melakukan pengelolaan jasa labuh jangkar tersebut,” ujar Ansar Achmad , Kamis (4/3/2021).

Ansar  berharap penerimaan tersebut akan memperluas jangkauan pembangunan yang dapat dinikmati oleh masyarakat Kepri, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ansar mengatakan telah merencanakan memperluas pungutan pada sektor lainnya  dengan memanfaatkan kapal rute jarak jauh.

Hal ini dilakukan agar kapal-kapal jarak jauh bisa singgah di Kepri maka akan disediakan terminal di laut.  Terminal tersebut nantinya menyediakan kebutuhan logistik, BBM atau kebutuhan kapal lainnya  untuk kapal jarak jauh tersebut.

Semua rencana ini sedang dalam proses. Pengelolaannya.

“Kita percayakan pada Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Provinsi Kepri. Harapan saya agar BUP bisa menjadi mesin ekonomi Kepri, Potensi-potensi pungutan lain, juga akan terus dilakuk,” imbuh Ansar. (Ks05).

Editor. : Tedjo