Supir Maxim ini jadi korban curas dari penumpangnya sendiri.
Supir Maxim ini jadi korban curas dari penumpangnya sendiri.

Keprisatu.com – Sopir taksi online Maxim menjadi korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas). Kejadiannya sekitar pukul 21.30 pada Ahad (7/2/2021) di daerah Sambau, Nongsa, Batam. Nah, pelakunya ternyata dua orang penumpangnya sendiri.

Korban sopir Maxim yang bernama Eri Indramul ini mengalami kejadian tersebut saat mengantar penumpangnya dari Batu Merah ke Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Untungnya Tim Opsnal Subdit III Ditreskrimum dan di-back up Tim Subdit V Cyber Ditreskrimsus dengan cepat menangkap pelaku. Jumlah pelaku dua dua orang. Yaitu Jimmi Lukita Thio, laki-laki kelahiran Jakarta 25 September 1998 yang beralamat kos-kosan Batumerah Atas RT/04 RW/01 Batuampar, Batam. Kemudian Andi Firdaus, Laki-laki kelahiran Solo 5 September 1995 yang beralamat kos-kosan Batumerah Atas RT/04 RW/01 Batu Merah Batuampar, Batam.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto menceritakan, kejadiannya bermula pada Ahad (7/2/21) sekitar pukul 20.59 WIB. Korban yang berprofesi driver online Maxim mendapat orderan penumpang dari kedua pelaku. Tujuannya Batu Merah ke daerah Sambau, Nongsa.

“Namun sebelum sampai tujuan, pelaku minta sopir menurunkannya di samping panti rehabilitas Sosial Sambau. Di saat mobil korban berhenti, pelaku langsung mencekik leher korban dengan tali yang pelaku sudah sediakan. Kemudian  memukuli wajah korban sampai pingsan. Setelah itu pelaku mengambil barang-barang milik korban berupa dompet dan HP korban,” terang Arie, Selasa (9/2/21).

Selanjutnya atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp3,5 juta. Korban mengalami luka di bagian mulut dan hidung, serta luka lebam pada bagian wajah dan mata. Mendapatkan laporan kejadian tersebut, Tim Opsnal memeriksa korban dan saksi-saksi di lapangan.

Pelaku Ditangkap, Barang Bukti Diamankan

“Kemudian Tim Opsnal Subdit III Ditreskrimum di-backup Subdit V Cyber Ditreskrimsus berhasil mendapati ciri-ciri seperti pelaku. Kemudian tim bergerak mencari pelaku dan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa para pelaku terlihat melintas di TKP penangkapan,” bebernya.

Setelah itu, tim melaksanakan undercover di lapangan dan berhasil mengamankan pelaku. Tim opsnal juga  mengamankan barang bukti di tangan pelaku. Para pelaku  mengaku kepada tim opsnal, bahwa sudah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) tersebut.

“Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku berupa 1 lembar kartu ATM BNI, 1 lembar kartu ATM CIMB Niaga, 1 1 lembar kartu ATM Mandiri, sisa uang hasil kejahatan Rp196.000, 1 unit HP Redmi 8A Pro, 1 helai baju kaos warna hitam Merk Exclusive A dan 1 helai baju kaos warna hitam berkerah,” pungkasnya. (ks14)

editor: arham