HM Soerya Respationo, Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri

Keprisatu.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri Soerya Respationo menginstruksikan seluruh kader PDI Perjuangan mulai dari DPC, PAC hingga ranting dan anak ranting, untuk memenangkan SInergi Kepri dan pasangan calon Alias Wello dan Dalmasri Syam (ADA) di Pilkada Bintan.

Hal tersebut diungkapkannya di sela-sela Konsolidasi PDI Perjuangan untuk PAC Teluk Sebong dan PAC Teluk Bintan di De Bintan Villa and Hotel, Kabupaten Bintan, Minggu (27/9/2020) sore.

Bagi kader yang tidak mau melaksanakan instruksi tersebut, Soerya Respationo juga menegaskan akan memberikan sanksi organisasi.

Soerya Respationo , Ketua DPD PDI Perjuangan bersama pengurus dan kader kader PDI Perjuangan di Bintan

“Saya sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan Provinsi Kepri menginstruksikan untuk bisa memenangkan SInergi Kepri dan paslon ADA di Bintan. Kepada kader, pimpinan anak cabang hingga anak ranting PDI Perjuangan yang tidak melakukan instruksi ini, akan diberikan sanksi organisasi,” jelas Soerya.

Ia pun menegaskan, saat berada diluar dan tidak dalam kegiatan kepartaian dirinya adalah saudara. Akan tetapi jika sudah menyangkut kepartaian dan berorganisasi dirinya bisa menginstruksikan.

“Itu sudah rumus dalam berpartai. Jadi mohon izin dan mohon maaf, jangan pernah tersinggung jika dalam kapasitas saya sebagai Ketua Partai menginstruksikan bapak dan ibu. Tapi sebagai seorang sahabat kita bercengkrama dan berdiskusi,” jelasnya.

Sementara itu, Indra Setiawan, Ketua DPC Kabupaten Bintan mengatakan bahwa pertemuan konsolidasi ini, bukan hanya sekedar kita berkumpul saja. Akan tetapi ada sebuah hal yang patut dan bekal bersama untuk menjadi tim yang solid dan tangguh dalam memenangkan SInergi Kepri dan ADA di Bintan.

“Sekaligus hal ini juga menunjukan bahwa kita semua ini adalah kader yang militan dan bukan kader bayaran,” tegasnya.

Mengingat, tambahnya, saat ini Kepri sedang diuji dengan berbagai hal khususnya di pandemi Covid-19. Oleh karena itu, saat ini kita sedang mengusung kader terbaik di Provinsi Kepri untuk maju. Walhasil hal ini menjadi taruhan ‘marwah’ bersama.

“ini bukan hanya marwahnya Ketua DPC Bintan saja. Akan tetapi marwah seluruh pengurus serta jajaran dan fungsionaris PDI Perjuangan di Kabupaten Bintan dan Provinsi Kepri. Majunya sosok Soerya Respationo di Pilkada Kepri ini, setelah melihat ada sebuah hal yang harus diperbaiki dan dibenahi di Kepri ini,” terangnya.

Hal ini bisa dilihat dalam beberapa waktu lalu, dimana dalam masa pemerintahan pejabat yang lama sama sekali tidak menunjukkan adanya perubahan secara signifikan di Kepri. Dan untuk membangun Kepri, tidak bisa hanya mengandalkan dana dari APBD saja.

Namun perlu adanya ‘asupan’ dana yang bersumber dari APBN. Dan hal tersebut bisa terwujud jika orang yang diusung, memiliki akses ke Pemerintah Pusat. Jika akses ke Pemerintah Pusat dan dana yang bersumber dari APBN sudah bisa diraih, bukan mustahil membangun Kepri menjadi leih baik.

“Jika hal ini bisa diraih, insya allah Kepri akan lebih baik lagi. Untuk itu, Kepri butuh sosok yang berani dan memiliki akses yang kuat di Pemerintahan pusat untuk bisa mewujudkan kepri maju lebih pesat,” tegasnya. (tedjo )