Keprisatu.com – Calon Gubernur Kepri nomor urut 1, Soerya Respationo,  tiba di Kabupaten Karimun dalam lawatan kampanye dialogis , Minggu (29/11/2020). Soerya dijadwalkan akan melakukan kampanye di sejumlah titik wilayah Karimun selama 4 hari kedepan.

Kedatangan Soerya disambut langsung jajaran Tim Pemenangan  Pasangan SInergi Kepri di Kabupaten Karimun dan jajaran Partai Koalisi. Mereka antara lain Wakil Ketua DPRD Karimun, Rasno, MSi, Anggota Fraksi PDIP DPRD Karimun Sulfanow Putra, Aloysius, Anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Kepri Eri Suandi, anggota Fraksi Gerindra DPRD Karimun Efrizal.

Selain di  Karimun, Soerya juga melakukan kampanye di sejumlah wilayah di pulau Kundur mulai Senin hingga Rabu mendatang.  Memulai kampanye di Karimun, Soerya langsung berkunjung ke Ranggam Kelurahan Tebing untuk bertemu relawan pemenangannya.

Di sana Soerya mengukuhkan tim relawan di bawah koordinator Amir Tamil alias Long Ada, seorang pengusaha orang dekat eks Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Selesai di sana, Cagub Kepri Soerya Respationo kemudian bergerak ke Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing tepatnya di belakang pasar PN sekitar pukul 10.30 WIB.

Dalam kampanye itu, Soerya Respationo meminta izin dan restu untuk maju sebagai Calon Gubernur Kepri berpasangan dengan kader Gerindra Iman Sutiawan.

“Semoga bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian dapat memberikan restu,” kata Soerya, Minggu. Dalam kesempatan itu Soerya juga berjanji akan mendirikan runah inspirasi di Karimun. .

Rumah Inspirasi tersebut bertujuan untuk menampung keluh-kesah masyarakat Kabupaten Karimun terkait sosial kemasyarakatan dan pembangunan.

“Dengan adanya Rumah Inspirasi itu, warga Karimun tidak perlu jauh-jauh lagi pergi ke Tanjung Pinang cukup di Karimun saja,” kata Soerya.

Ia juga berjanji semua aspirasi masyarakat yang masuk ke Rumah Inspirasi tersebut akan dibahas secara berkala dan semaksimal mungkin.  “Tidak hanya sekedar dibahas tapi akan saya berikan solusinya sesuai dengan perundang-undangan yang ada,” janji Soerya.

Soerya juga menyampaikan salam kepada warga lainnya yang tidak sempat hadir dikarenakan kampanye di mana pandemi Covid-19 memang dibatasi hanya maksimal 50 orang setiap kali pertemuan tatap muka. (ks12)

Editor : Tedjo