Simadupa (korban-topi merah) ) dan anak-istrinya hanya bisa menatap sedih saat sis jago merah melahap habis gubuknya

Keprisatu.com –Tak kuasa menahan kesedihan, keluarga kecil Simadupa dan istri dan anaknya tak sanggup lagi melakukan upaya penyelamatan terhadap rumahnya yang terbakar. Ditambah lagi kediaman lelaki 52 tahun itu berbahan  kayu dan papan, membuat si jago merah puas dan leluasa melahap bangunan tersebut.  

Simadupa hanya bisa menatap sedih beserta anak dan Istrinya memandang si jago merah melalap rumahnya. Gubuk yang  selama menjadi tempat tinggalnya beserta 2 putranya,  rata dengan tanah, akibat dilalap si jago merah. Naas itu terjadi  pada Rabu 11/11/2020.

Lokasi kebakaran  di kampung Masiran Kecamatan Gunung Kijang RT. 007 RW 002 , Kabupaten Bintan Provinsi Kepri.  Meski tidak sampai menelan korban jiwa, dalam peristiwa ini Simadupa merugi, meski  belum tahu berapa taksir kerugian.

Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Sosial telah datang meninjau lokasi kejadian. Mereka datang untuk memastikan dan menberi bantuan terkait musibah yang dialami  Simadupa.

“Perwakilan dari Dinas Sosial pun sudah datang menyambangi rumah Simadupa (52) untuk memberi santunan,” kata Iman salah satu warga Gunung Kijang kepada Keprisatu.com.

Nasib baik Simadupa,  bantuan terus berdatangan dari mana – mana. “Banyak yang membantu  demi menberi semangat serta dukungan moril dan materil, kepada Keluarga Simadupa (52), agar tetap sabar,” ucap Iman.

Hal senada juga dilakukan oleh Ketua Ormas Melayu Raya Korcam Gunung Kijang, Syukur Hariyanto Ketua Melayu Raya Kecamatan Gunung Kijang menyambangi Pak Simadupa (52). “Mereka memberi sedikit bingkisan guna meringankan sedikit beban yang dialami Simadupa (52) dan keluarganya, dan menberi semangat,” ujar Syukur Hariyanto. (Ks05).

Editor : Tedjo