Awe-Dalmasri bersama para pengusung dan pendukung.

Keprisatu.com – Proses pendaftaran Bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Bintan, Alias Wello-Dalmasri Syam ternyata cukup alot, Jumat (11/9/2020).

Proses pendaftaran memakan waktu sekitar enam jam dari pukul 10.00 hingga jam 17.00 dipotong waktu salat Jumat dan istirahat.

Saking alotnya Alias Wello atau Bang Awe mengaku bisa membikin tiga puisi. ”Beberapa jam rapat di KPU, tiga puisi yang saya buat,” ungkap Awe.

Begitu pendaftarannya resmi diterima oleh KPU, Awe pun mengaku bersyukur. ”Terima kasih kepada komisioner KPU,” ujar Awe.

Di depan para pengusung dan pendukung, Awe menyempatkan membaca puisi yang ia tulis. Berikut potongan puisi Awe yang berjudul Rumah Merdeka:

Rumah Merdeka

Kita yang hadir di sini adalah orang-orang merdeka

Bebas dari dari segala intervensi, ancaman-ancaman, intimidasi

Jaga rumah dan lokasi ini dari tangan-tangan kotor

Tutup semua pintu-pintu organisasi

Tidak boleh ada darah yang tertumpah

Kita adalah orang-orang merdeka dari jiwa yang bekerja atas nama kejujuran dan amanah rakyat

Inilah rumah merdeka benteng terakhir kita

Jika ia roboh, demokrasi hancur di lautan yang tak bertepi

Usai membacakan puisinya, tepuk tangan membahana dari para pengusung dan pendukung yang hadir sore itu.

Diketahui, Awe-Dalmasri diusung oleh Nasdem dan PDI Perjungan dengan total 25 persen kursi DPRD Bintan.

Sekretaris PDI Perjuangan Kepri, Lis Darmansyah yang ikut mengawal pendaftaran Bapaslon Awe-Dalmasri mengaku bersyukur.

”Alhamdulillah, pendaftaran Awe-Dalmasri sudah selesai. Sudah diterima KPU,” ujar Lis kepada Keprisatu, Jumat (11/9/2020). (KS 04/KS 05)