Begini porsi realisasi belanja tidak langsung di Pemprov Kepri
Gubernur Kepri H Ansar Ahmad SE, MM menyerahkan laporan pertanggungjawaban tahun 2020 di DPRD Kepri, Selasa (30/3/2021). (Foto: Humas Kepri).

Keprisatu.com – Realisasi belanja tidak langsung di Pemprov Kepri tahun 2020 mencapai Rp2,020 triliun. Realisasi ini mengambil porsi mencapai 52,39 persen dari realisasi anggaran pemprov sebesar Rp3,855 triliun. Sedangkan realisasi belanja langsung pemprov hanya Rp1,834 triliun, yang artinya lebih kecil dari belanja tidak langsung.

Realisasi belanja tidak langsung dan belanja langsung Pemprov Kepri tahun 2020 itu terungkap saat Gubernur Kepri H Ansar Ahmad, SE, MM menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2020 di Sidang Paripurna DPRD Kepri, Selasa (30/3) di Tanjungpinang.

Gubernur menyampaikan laporan Belanja Tahun Anggaran 2020. Yang mana anggarannya sebesar Rp3,929 triliun, realisasinya Rp3,855 atau sebesar 98,11 persen. Belanja tersebut terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp2,043 triliun, terealisasi sebesar Rp2,020 triliun atau mencapai 98,88 pereen. Sedangkan Belanja Langsung yan anggarannya sebesar Rp1,885 triliun, terealisasi hanya sebesar Rp1,834 triliun atau mencapai 97,28 persen.

Belanja tidak langsung yang porsinya lebih besar dari belanja langsung ini secara umum penggunaannya untuk belanja pegawai, bunga, subsidi, hibah, bantuan sosial, belanja bagi hasil, bantuan keuangan, dan belanja tidak terduga.

Sehingga belanja tidak langsung di Pemprov Kepri yang sebagian besar berupa belanja pegawai ini, masih lebih besar dari belanja langsung berupa pembangunan dan kegiatan untuk masyarakat. (ks04)

BACA JUGA:

Larangan Mudik 2021, Pemprov Kepri Tunggu Juklak Pusat

Xiaomi Rilis Redmi Note 10 Seharga Rp2 Jutaan

Kapolri Putuskan 1.062 Polsek Tidak Bisa Lakukan Proses Penyidikan