Isdianto dikerubungi wartawan di Morning Bakery, Greenland Batam Centre, Rabu (2/9/2020)

Keprisatu.com – Sebulan lebih menjabat sebagai Gubernur Kepri definitif, Isdianto sadar betul dirinya bukanlah lampu aladin. Yang bisa seperti membalik telapak tangan dalam menghadapi persoalan di Kepri.

“Tantangan kita banyak sekali di Kepri. Ada persoalan pandemi covid-19, ada banyak persoalan ekonomi,” tutur Isdianto saat berbincang dengan pers di Morning Bakery Batam Centre, Rabu (2/9/2020).

Isdianto sendiri dilantik sebagai gubernur definitif pada 27 Juli 2020 lalu. Ia mungkin akan menjadi gubernur tersingkat di Indonesia. Hanya 71 hari sebab ia harus rela cuti pada 26 September 2020 sebagai salah satu syarat ikut pilkada.

Namun dalam waktu singkat, menurut Isdianto, dirinya sudah berupaya melakukan yang terbaik dalam berbagai hal terutama menghadapi pendemo covid-19. Ia juga yakin anjloknya perekonomian di Kepri akan segera berangsur membaik.

Sebagai bakal calon Gubernur Kepri, ia sudah banyak turun melihat dan menginventarisir persoalan-persoalan itu. Termasuk ke pulau-pulau terpencil Kepri yang masyarakatnya memerlukan perhatian.

Berdasarkan pengamatan dan masukan-masukan dari berbagai elemen itulah menjadi salah satu modal Isdianto untuk mengembangkan berbagai potensi Kepri ke depan. (KS 04)