Evakuasi pasien positif covid-19 di Kecamatan Seibeduk saat hasil swab yang bersangkutan sudah keluar dengan hasil positif

Keprisatu.com – Perkembangan jumlah pasien positif covid-19 , selama sepekan kebelakang , menunjukkan angka yang berubah ubah. Sehari setelah Gugus Penangan Covid-19 Kota Batam merilis pasien sembuh dari covid-19, pada Jumat (12/6/2020) lalu, terjadi penambahan kasus positif covid-19 dua hari kemudian.

Warga  Batam yang terinfeksi virus covid-19 bertambah menjadi 11 orang pada Minggu (14/6/2020). Umumnya penambahan pasien dari cluster Pasar Tos 3000 dan HOG Eden Park. Semua pasien ini adalah orang tanpa gejala (OTG). Bahkan ada yang sudah sembuh, kini positif lagi.

Menurut Ketua Gugus Penangan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, dalam rilisnya,  temuan ini berdasarkan temuan kasus baru serta hasil tracing closes contact yang terus berlangsung dari “Cluster HOG Eden Park dan Pasar Toss 3000” Kota Batam. ke-11 orang warga Kota Batam ini terdiri dari 4 (empat) orang perempuan dan 7 (tujuh) orang laki-laki.

Sehingga dari rangkuman data yang dimiliki tim Gugus Penangan Covid-19 Kota Batam, jumlah total  untuk pasien terkonfirmasi positif covid per Senin (15/6/2020) tercatat 186, meninggal  12, dan pasien sembuh 96 orang.

 

Covid-19 Kambuh Lagi saat Urus Persyaratan Terbang

UPDATE jumlah pasien positif covid-19, meninggal dan sembuh per Senin 15/6/2020)

Ada fakta menarik, saat seorang pasien  pasien positif covid-19 (inisial MPS nomor urut 9) yang pernah dinyatakan sembuh dari covid-19, namun kambuh lagi. Kondisi itu terungkap saat dia hendak  memenuhi persyaratan terbang (surat keterangan negative rapid tes) saat hendak keluar kota .

Berikut data pasien yang terkonfirmasi positif terinfeksi covid-19 per Minggu (14/6/2020)

1. inisial POS (26), karyawan BUMN , warga Greenland Housing, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam.

2. Inisial RT (53), ibu rumah tangga warga Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa Kota Batam. RT adalah teman dan tetangga dari LS tukang urut/pijatyang berkaitan dengan “Cluster HOG Eden Park.

3. Inisial R (47), ibu rumah tangga warga Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa. Dia adalah merupakan adik kandung LS, tukang urut/pijat yang berkaitan dengan “Cluster HOG Eden Park”.

4. Inisial WDJ (55), swasta, warga Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa. WDJ adalah suami LS,tukang urut/pijat yang berkaitan dengan “Cluster HOG Eden Park”.

5. JJ (26), swasta, wargaKavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa. Yang bersangkutan merupakan rekan satu kantor dari pasien nomor 173 dan 174 dan juga keponakan dari LS, tukang urut/pijat yang berkaitan dengan “Cluster HOG Eden Park”.

6. T, (40), ASN Instansi Vertikal Kementerian Kesehatan RI, warga perumahan Taman Sari Hijau, Kelurahan Tiban Baru,Kecamatan Sekupang. Ia masih rekan sekantor dari pasien nomor 166 yang saat ini masih dalam perawatan di RSKI Covid-19 Galang.

7. Inisial JF (40), ASN Instansi Vertikal Kementerian Kesehatan RI, warga Pondok Pelangi, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang. Dia rekan sekantor pasien nomor 166.

8. Inisial J, (57), penjual sayur di Pasar Toss. 3000 Jodoh, warga Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja. Dia adalah suami UK, pasien nomor 162.

9. Inisial MPS (31), wiraswasta, tinggal di kawasanapartemen Batam Centre, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota. Kasus MPS ini menarik, sebab sebelumnya dia pernah terinfeksi (kasus terkonfirmasi nomor 2) dan sudah dinyatakan sembuh pada 28 April 2020 lalu. Bahkan selesai menjalankan isolasi mandiri selama 14 hari di rumahnya.

Hingga di awal Juni lalu, dia berencana pulang ke kota Medan, Sumatera Utara. Guna memenuhi persyaratan penerbangan,  pada tanggal 11 Juni 2020 MPS melakukan RDT mandiri di RSAB Batam, namun justru hasilnya: Reaktif.

Pada hari itu juga langsung ditindaklanjuti kembali dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari Minggu (14/6/2020) dengan terkonfirmasi Positif.

10. Inisial NS, (31), ibu rumah tangga, warga perumahan Buana Garden, Kelurahan Tanjungpiayu, Kecamatan Seibeduk. NS adalah kerabat UK, pasien nomor 162 yang bertemu saat silaturahmi lebaran.

11. DH (46), karyawan bank BUMN di Pekanbaru, Riau, warga Tiban Koperasi, Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang.

Kondisi ke 11 pasien ini stabil, tidak merasakan gangguan kesehatan yang berarti. 10 di antaranya bersiap menjalaniisolasi/karantina di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam. Kecuali DH,yang menjalani karantina di rumah sakit tempatnya memeriksakan diri. (joe/r)