Jamin Hidajat

Keprisatu.com – PT Moya Indonesia selaku pemenang tender pengelolaan air bersih siap untuk masuk ke Batam, Provinsi Kepri.

Juru Bicara Salim Group untuk Kepri, Jamin Hidajat mengaku sudah mendengar rencana PT Moya Indonesia untuk masuk mengelola air bersih di Kota Batam.

”Saya dengar begitu, PT Moya yang siap masuk kelola air. Kami sebagai anak buah di sini, ikut perintah Salim Group pusat,” ujar Jamin menjawab Keprisatu, Kamis (10/9/2020).

Sebelumnya, panitia tender di Badan Pengusahaan (BP) Batam telah mengundang perusahaan-perusahaan yang mempunyai pengalaman dalam sistem pengelolaan air minum (SPAM) di Indonesia. Pengalaman perusahaan-perusahaan yang diundang untuk SPAM minimun berkapasitas 3.000 liter per detik.

Ada empat perusahaan yang diundang BP Batam untuk mengikuti tender. Diantaranya PT Pembangunan Perumahan (PP) Infrastruktur, PT Moya Indonesia, PT Suez Water Treatment Indonesia, dan PT Adhya Tirta Batam.

Setelah melalui proses tender dari 12 Agustus sampai 4 September 2020, akhirnya PT Moya Indonesia memenangkan tender pengelolaan air bersih untuk Pulau Batam. Direncanakan PT Moya akan mengelola air bersih di Batam selama masa transisi (6 bulan) dari PT ATB ke BP Batam. (KS 04)