Bintan , Keprisatu.com – Hotel berkonsep unik di Kawasan Pariwisata Lagoi Bintan bernama  Doulos Phos The Ship Hotel ini terbilang unik. Kapal pesiar yang disulap menjadi hotel.  Doulos Phos The Ship Hotel mendapat sebutan sebagai hotel terapung yang pertama di Indonesia.
Bestrin Malau Executive Assistant Manager S&M menjelaskan pihaknya  memperkenalkan hotel ini terus semua khalayak ramai ke semua mereka segmen, supaya kedepannya juga lebih gampang untuk menemukan.

Dalam sebuah acara  santai rileks bersama awak media, Bestrin menjelaskan untuk sampai ke lokasi, bisa menggunakan rute dari Punggur menggunakan speed boat dari Pelabuhan Domestik Telaga Punggur langsung ke Lagoi hanya 30 menit. “Kalau tidak bawa mobil tapi kalau bawa mobil  bisa dari Punggur ke Tanjung Uban naik turun langsung lah itu sangat gampang sekali dan ada beberapa alternatif membawa mobil atau tidak bisa langsung ke hotel,” kata Bestrin.

Dia menjelaskan lagi soal Fasilitas di hotel ini sangat banyak . Salah satunya adalah pengunjung  berada di satu kawasan yang paling barat salah satu sunset yang terbaik di Lagoi.

“Kita ada  Rooftop bar  ada juga fishing tradisional,  ada gym kemudian juga ada spa dan sebentar lagi karena ini kan kita masih soft opening kalau enggak ada halangan Juni kita akan mengadakan Grand Opening,” kata dia lagi.

Ada juga olahraga sepeda dan yang paling sangat menarik  adalah wedding outdoor itu keren banget. “Nanti bisa di Rooftop sama di sekeliling Hotel bisa depan belakang karena  Space ini dari semua sudut depan belakang kiri kanannya pokoknya  keren banget,” imbuhnya dia.

Kata Bestrin lagi, Kapal pesiar yang dijadikan bangunan hotel ini telah berusia 105 tahun, atau dua tahun lebih muda dari kapal Titanic. Pembuatannya berlokasi di Newport News Shipbuilding and Dry Dock Company, Amerika Serikat, pada 1914. Berfungsi sebagai kapal penumpang kaum bangsawan sekaligus pembawa barang dagangan, Doulos Phos juga pernah bertugas mengantar bahan makanan dan obat-obatan pada Perang Dunia II.

Sejarah panjang kapal ini membuat nama Doulos Phos ditorehkan di Guinness World Records sebagai kapal penumpang tertua di dunia. Saudagar asal Singapura lalu membeli kapal ini pada 2010. Karena satu dan lain hal, kapal akhirnya ditambatkan di Bandar Bentan Telani (BBT) di Bintan.

Bermalam di tengah fasilitas dan layanan kapal pesiar yang serba lengkap tentu saja menjadi sajian utamanya.  Namun, kapal pesiar tidak berlayar ke mana-mana, melainkan ditambatkan di perairan kawasan wisata eksklusif Lagoi.

 

Ada lima tipe kamar yang bisa dipilih di sini, mulai dari Deluxe sampai Master Mariner Suite. Tarif bermalamnya mulai dari Rp1,6 juta per malam untuk kamar tipe Deluxe. Ada 104 kamar dalam kapal pesiar ini. Interior di tiap kamarnya kental dengan nuansa kayu kecoklatan dan semburan biru pada perabotannya. Fasilitas di dalamnya juga sudah selengkap kamar hotel di darat.

Luas amar tipe Master Mariner Suite terbilang lebih besar dan fasilitasnya juga lebih lengkap.  Selain berleha-leha di kamar, tamu juga bisa menikmati beragam fasilitas bersama di setiap sudut kapal pesiar, mulai dari restoran, kolam renang, bar, sampai tempat spa.

Berfoto ala Jack dan Rose dalam film Titanic tentu saja bisa. Kabarnya juga ada museum yang memajang kompas berusia satu abad di sini. Sayangnya sejak pandemi virus Corona melanda, Doulos Phos The Ship Hotel masih menunda operasinya. Pembukaan kembali hotel bisa diketahui melalui situs resminya di sini. (KS03)

Editor : Tedjo