Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batatam, H Muhammad Rudi menginstruksikan kepada tim gugus tugas menyisir pasien covid-19, yang terkonfirmasi positif langsung dikarantina.

Keprisatu.com – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Batam, H Muhammad Rudi yang juga Walikota Batam, menginstruksikan petugas kesehatan menyisir pasien covid-19. Ia ingin, semua warga yang terpapar bisa ditangani secepatnya.

“Pak Didi (Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi) dan petugas puskesmas harus terus menyisir agar semua pasien covid-19 bisa ditangani,” ujarnya, Rabu (27/5/2020).

Dari penyisiran ini, kata dia, warga yang kemungkinan terjangkit bisa didapatkan dan risiko terus berkembang bisa dihentikan. Pasalnya, penularan covid-19 di Batam sudah masuk fase transmisi lokal.

37 Warga Batuampar Positif Dikarantina di Rusun Tanjunguncang

Dari hasil rapid tes, sebanyak 38 warga Batuampar akan dikirim ke rusun Tanjunguncang untuk dikarantina terkait covid-19, Rabu (27/5/2020) malam.

ke-38 orang tersebut, 37 merupakan warga Kecamatan Batuampar. Sedangkan seorang lagi merupakan warga Kecamatan Sekupang.

Mereka menjalani rapid tes lantaran telah berkontak langsung, maupun tidak langsung dengan pasien positif corona, yang kini menjalani perawatan di rumah sakit. “Semua akses ke luar masuk ke dan dari Batam sudah diperketat. Tapi, masih ada warga yang tertular,” ujarnya.

Agar transmisi lokal ini bisa terkendali, perlu dilakukan penelusuran khususnya di wilayah yang terdapat pasien positif virus yang menyerang sistem pernapasan itu. “Kalau ketahuan siapa yang tertular, lebih mudah kita menangani wabah ini,” ujarnya.

Untuk itu, Rudi menggesa agar alat rapid tes diperbanyak dan dilakukan pengecekan bagi warga yang di lingkungannya terdapat pasien. “Kalau ada yang reaktif langsung dikarantina, sembari menunggu hasil swab,” ujarnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Azril Apriansyah mengungkapkan, Rabu (27/5/2020) tim sudah turun langsung ke wilayah Tanjungsengkuang, Batuampar untuk menyisir kemungkinan adanya warga terpapar covid-19.

“Sebelumnya ada satu pasien yang positif. Sekarang warga di sekitar rumah pasien dilakukan rapid tes massal,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam itu.(*/ted)