PRoses pemadaman api oleh staf DPRD Kota Batam

Keprisatu.com – Kebakaran hebat melanda ruangan Fraksi Hanura  di Lantai I Kantor DPRD Kota Batam. Api dengan cepat menjalar dan menghanguskan kursi sofa, lemari , kursi dan meja serta plafon.

BACA JUGA : Api Mengamuk di Gedung DPRD Batam

Api diduga berasal dari adanya arus pendek yang berasal dari dalam ruangan. Nampak petugas pemadam kebakaran memadamkan api di Ruangan Fraksi Hanura yang berada di Lantai I Kantor DPRD Kota Batam.

Saksi di lokasi juga menyebutkan ada  beberapa kali letusan yang diduga berasal dari dalam ruangan.

Sekretaris DPRD Kota Batam, Aspawi mengatakan dugaan sementara api berasal dari adanya korsleting listrik didalam ruangan tersebut.

“Dugaan sementara api berasal dari adanyabarus pendek listrik didalam ruangan Fraksi Hanura Batam,” ungkap Aspawi dilokasi kebakaran.

Dikatakannya, melihat api semakin membesar, puluhan pegawai DPRD yang berada didalam gedung berhamburan keluar ruangan.

Sementara, pegawai lainnya sibuk mencari selang air (hydrant) untuk memadamkan api yang semakin membesar.

Setelah berjibaku memadamkan api, akhirnya api berhasil dipadamkan dengan peralatan seadanya. Belum ada konfirmasi terkait berapa kerugian yang ditimbulkan kebakaran ini.

Layanan DPRD ke Masyarakat Tak Terganggu

Aspawi Nangali , Sekretaris DPRD Batam menjelaskan pelayanan ke masyarakat tidak terganggu dengan adanya insiden kebakaran yang terjadi di ruangan Fraksi Hanura Kota Batam.

Aspawi didampingi Kadis Damkar Batam, Azman dan anggota DPRD Batam dari Fraksi Hanura, Bobi Alexander Siregar, Utusan Sarumaha dan Tumbur Hutasoit.

Dia menjelaskan pascakebakaran yang melanda gedung DPRD Kota Batam, Selasa siang, petugas dari Polsek Batamkota dan Polresta Barelang, melakukan identifikasi terhadap musibah kebakaran.

Kuat dugaan, kebakaran terjadi akibat hubungan pendek arus listrik. Namun, kebakaran tidak lantas membuat pelayanan DPRD Batam terhenti.

Aspawi merinci kebakaran melahap sofa, kursi, meja dan karpet yang terdapat diruangan itu, sementara untuk dokumen-dokumen penting lainnya telah berhasil diselamatkan.

“Alhamdulillah, semua arsip-arsip dan dokumen penting serta komputer yang berada didalam ruangan berhasil kita selamatkan terlebih dahulu,” ungkap Aspawi.

Dikatakannya, dugaan sementara penyebab kebakaran yakni adanya korsleting arus listrik yang terjadi dari plafon yang ada di ruangan Fraksi Hanura Kota Batam.

“Dugaan sementara penyebab terjadinya kebakaran yakni akibat adanya arus pendek,” sebut mantan Kepala BPN Kota Batam itu.

DPRD Kota Batam juga melakukan antisipasi terhadap siapa saja tamu yang datang tetap dalam pengawasan dari pihak keamanan DPRD.

“Di pintu depan ada penjaga piket dari Pamdal (Pengamanan Dalam). Jadi siapapun tamu yang keluar masuk ke ruangan tersebut akan terdeteksi,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Batam Drs. Azman, mengatakan awalnya pihaknya menerima kabar dari salah satu pejabat DPRD Batam, yang mengatakan telah terjadi kebakaran disalah satu ruangan Kantor DPRD Batam.

“Ada salah satu ruangan di DPRD Batam yang terbakar, yakni Fraksi Hanura Kota Batam,”

Dikatakannya, api berhasil dipadamkan setelah empat unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi kejadian.

“Alhamdulillah, tidak sampai 1 jam api berhasil dipadamkan,” ujarnya.

Lanjutnya, dalam kejadian kebakaran itu tidak ada menimbulkan korban jiwa. Hanya ruangan Fraksi Hanura yang hangus dilahap si jago merah.

“Petugas Damkar saat ini sedang melakukan proses cleaning dan pedinginan. Dan, selanjutnya akan kami serahkan ke pihak Polsek untuk penyelidikan lebih lanjut,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu dia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Batam untuk lebih memperhatikan lagi penggunaan listrik ditempatnya masing-masing, baik di rumah, kantor dan lainnya

“Yang paling penting sekarang adalah perawatannya,” pesannya.

Namun nanti aparat kepolisian yang akan menyelidiki lebih dalam penyebab kebakaran ini sebenarnya. (KS03)