Beranda Batam RT dan RW Belum Vaksin, Silakan Buat Surat Pengajuan

RT dan RW Belum Vaksin, Silakan Buat Surat Pengajuan

Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, meminta kesediaan para RT dan RW agar mau menjalani penyuntikan vaksin Covid-19.

Keprisatu.com – Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, meminta kesediaan para RT dan RW agar mau menjalani penyuntikan vaksin Covid-19. Apabila belum terdaftar, silakan buat surat pengajuan ke pemerintah agar segera divaksin.

“Vaksinasi Covid-19 bagi ketua RT dan RW harus segera digesa,. Bagi yang belum dan mau mendaftarkan diri silakan buat surat agar perangkat RT dan RW segera divaksin,” kata Marlin, Selasa (25/5/2021) saat peresmian Posko Penanganan Covid-19 PPKM Berbasis Mikro RT 03 RW 11 Perumahan Villa Sampurna, Tiban Indah, Sekupang.

Ia mengatakan, vaksinasi tersebut sebagai langkah pemerintah menangani penyebaran Covid-19. Ia mengaku, pihaknya sudah mengalokasikan 6.000 vaksin.

“Keberadaan RT dan RW sangat penting karena berada di garda terdepan dalam mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Selain itu, Marlin juga meminta RT dan RW mendata kalangan lanjut usia (lansia) di masing-masing wilayah agar target vaksinasi bisa dicapai.

“Kalau masih ada lansia yang belum divaksin, segera disampaikan dengan membawa KTP ke Puskesmas terdekat,” ujarnya.

Marlin juga menyampaikan efektivitas vaksin AstraZeneca dalam melawan Covid-19. Ia menyatakan, banyak keluhan adanya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

“Jangan khawatir, kita bisa dikendalikan,” katanya.

Wakil Gubernur juga meminta seluruh masyarakat menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Mari terapkan protokol kesehatan. Ini sangat penting meminimalisir risiko terjangkit Covid-19,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad mengajak semua lapisan masyarakat harus sejalan dan bergerak bersama-sama dalam melawan Covid-19. Hal itu juga sejalan dengan arahan Presiden RI, Joko Widodo.

“Semua harus kompak, dan harus ditangani dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. Alhamdulih Batam sudah terbentuk 1.725 posko,” katanya.(KS10)

Editor : Tedjo .