Manajemen RSUP Provinsi Kepri Raja Ahmad Tabib berfoto bersama dengan Pjs Gubernur Kepri. Bahtiar Baharuddin, Kamis (15/10/2020).

Keprisatu.com – Sepanjang Maret hingga Oktober 2020, Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri, Raja Ahmad Tabib sudah menghabiskan anggaran Rp 8 miliar lebih untuk perawatan pasien Covid-19.

Pasien Covid-19 selama perawatan di RSUP RAT tidak akan dipungut biaya dan dana yang dihabiskan itu akan diganti oleh Kementerian Kesehatan RI.

Penggunaan anggaran tersebut terungkap usai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUP Provinsi Kepri Raja Ahmad Tabib, Dr dr HA Yusmanedi MMRS Sp EM menerima kunjungan Pjs Gubernur Kepri, DR Bahtiar Baharuddin, Kamis (15/10/2020) di RSUP RAT Kepri Tanjungpinang.

Biaya yang dikeluarkan oleh manajemen RSUP RAT akan diklaim ke pemerintah pusat.

Meski ditanggung pemerintah, kata Yusmanedi, ia berharap masyarakat tetap menjaga diri, agar tidak terpapar virus mematikan itu.

Yusnadi terus mengimbau agar masyarakat menggunakan masker saat keluar rumah. Cuci tangan sesering mungkin. Lalu hindari kerumunan.

Dalam pada itu, PJs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin meminta masyarakat tidak meremehkan Covid-19 sehingga mengindahkan protokol kesehatan yang seharusnya dilakukan.

”Kita tidak boleh meremehkan covid ini. Tapi kita juga tidak boleh terlalu takut dan bodoh, nanti malah covid yang menertawakan kita. Kita harus tetap survive di era ini. Yang penting kesehatan tetap kita jaga bersama,” kata Bahtiar.

Menurutnya, masyarakat Kepri harus siap menghadapi kehidupan bersosial gaya baru. Yakni masyarakat yang selalu menjaga protokol kesehatan, melakukan social distancing, memakai masker, dan rutin mencuci tangan menggunakan sabun yang bisa menghilangkan kuman dan virus. (ks04)