Proses pengembalian 253 paket sembako dari Kecamatan Belakang Padang ke Dinsos Batam (ft:ist)

Keprisatu.com – Pemerintahan Kecamatan Belakang Padang mengembalikan sebanyak 253 paket sembako  ke Dinas Sosial Kota Batam, Senin (29/6) siang . Pengembalian dilakukan dengan menggunakan transportasi air dan darat.

Camat Belakang Padang , Yudi Admadji menjelaskan , tahap pertama bantuan sembako, data yang ada berjumlah tiga ribu lebih. Setelah pihak Kecamatan memplenokan jumlah data penerima tibalah bantuan sembako tiba.

Namun, saat sembako tersebut tiba, muncul susulan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementrian Sosial . “Sesuai dengan arahan Mendagri dan instruksi Walikota Batam, bahwa penerima bantuan tidak boleh doble,” papar Yudi kepada Keprisatu.com Senin sore.

Hal itu kemudian disampaikan kepada masyarakat. “Masyarakat harus memilih bantuan sembako atau BST, karena aturannya tidak boleh dobel,” terang pria yang pernah menjabat Kabag Humas Pemko Batam tersebut.

Sembako ini dikembalikan ke Dinsos Kota Batam menggunakan sarana transportasi laut (ft:ist)

Diberikan pilihan tersebut, papar Yudi, akhirnya banyak warganya yang memilih untuk mendapatkan BST. “Oleh karena itu, sisa kelebihan sembako sebanyak 253 (paket), kita kembalikan ke Dinsos Kota Batam,” ujar Yudi.

Yudi juga menjelaskan sebelum sembako itu dikembalikan, sempat pihaknya mencari siapa lagi warga Belakang Padang yang terpencar di 6 kelurahan , yang belum mendapatkan sembako. “Setelah diplenokan , ternyata sudah kebagian semua, ada yang dari BST, Bantuan Pangan non Tunai, dan Program PKH, ” tutur Yudi lagi.  (KS 03)