

Keprisatu.com – Pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah yang berada di zona hijau wilayah Kabupaten Karimun mulai berjalan, Senin (11/1). Pada pelaksanaan hari pertama ini, Bupati Karimun, Aunur Rafiq langsung turun ke beberapa sekolah untuk memantau pelaksaan belajar tatap muka tersebut.
Rafiq memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada hari pertama dibukanya kembali sekolah-sekolah tersebut. Bersama sejumlah jajaran pejabat Dinas Pendidikan Karimun, Rafiq memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik.
Sekretaris Dinas Pendidikan Karimun, Riza Kurniati dihubungi Senin pagi menyampaikan, sekolah-sekolah yang telah diizinkan untuk membuka pembelajaran tatap muka telah menjalankan protokol kesehatan dengan baik.
“Alhamdulillah semua sekolah yang telah mulai tatap muka semuanya memenuhi syarat, protokol kesehatan benar-benar mereka jalankan. Tadi Pak Bupati langsung turun melakukan peninjauan,” kata Riza.
Riza mengatakan, setiap siswa yang masuk ke sekolah harus mengikuti aturan yang telah dibuat oleh pihak sekolah. Siswa diwajibkan untuk melakukan pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan dan menggunakan masker sebelum memasuki area sekolah.
“Selain itu, jarak kursi siswa juga telah diatur dan satu kelas dibatasi jumlah siswanya. Sesuai dengan ketentuannya, untuk Paud dan TK itu 5 orang dalam satu kelas, SD 14 orang, dan SMP 16 orang,” katanya.
Ia menyebutkan, saat ini terdapat dua kecamatan yang masih dilakukan peninjauan untuk dibuka kembali pembelajaran tatap muka. Dua kecamatan itu, antara lain Kecamatan Kundur dan Kecamatan Belat.
“Untuk dua kecamatan zona kuning masih kita tinjau sampai tanggal 14 Januari mendatang. Apabila status zona sudah meƱjadi hijau maka akan segera dibuka,” katanya.
Disinggung mengenai rencana rapid test bagi tenaga pengajar, Riza mengatakan, terkait hal itu pihaknya belum dapat melakukan mengingat tidak tersedianya anggaran untuk hal itu. Namun demikian, ia memastikan tenaga pengajar secara keseluruhan telah menaati protokol kesehatan.
“Tenaga pengajar tidak dilakukan rapid test. Darinrapat evaluasi kemarin, kita telah tanyakan ke dinas kesehatan, namun dikatakan belum tersedia,” katanya.
Seperti diketahui, sebanyak 298 sekolah di Kabupaten Karimun mulai melakukan pembelajaran tatap muka. Sekolah-sekolah tersebut diketahui berada di 6 kecamatan di zona hijau Covid-19 dan telah dinyatakan memenuhinl syarat sesuai Permendikbud.(ks12)
Editor : Aini


