Pembangunan PT BAI terus dikebut.

Keprisatu.com – Kadisnaker Kabupaten Bintan, Indra Hidayat mengatakan, PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) perusahaan yang bergerak di bidang industri aluminium membutuhkan 20.000 pekerja. PT BAI terletak di wilayah Kabupaten Bintan, tepatnya di Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang.

Direncanakan, PT BAI akan beroperasi akhir tahun ini. Pemerintah Kabupaten Bintan telah meneken nota kesepahaman (memorandum of understanding/ MoU) dengan PT BAI, untuk kebutuhan 20.000 tenaga kerja dikhususkan pekerja lokal.

Sementara itu, Derektur Utama PT BAI, Santoni, menjelaskan pembangunan pendukung operasional pabrik-pabrik pengolahan alumina ini secara bertahap, nanti akan membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 20.000 MW. “Semua dana investasi dari BAI sendiri,” ujarnya.

Santoni juga mengatakan, Agustus ini PT BAI merealisikan investasi Rp5 triliun di saat rapat koordinasi tim pelaksana dewan nasional.

Pembangunan pabrik alumina refinery, saat ini telah rampung pembangunan pondasi dan struktur dasar pelabuhan dengan dermaga serba guna 2 x 35.000 Dwt dan dermaga tongkang 4 x 10.000 Dwt.

Santoni

“Pembangunan sudah mencapai 95 persen serta infrastruktur dasar kawasan,” ujar Santoni.

Jangka waktu 2020-2026 diarahkan kepada pembangunan keveling industri turunan refinery dan smelter alumina. Antara lain industri manufaktur, industri otomotif, dan industri lain yang berbasis alumina, serta pasilitas pemdukung lain.

“Tahun 2026-2030 merupakan tahap akhir dari pengembangan kawasan yang diarahkan untuk melengkapi seluruh fpasilitas yang diperlukan sesuai dengan master plan,” ungkap Santoni.(jul)