Keprisatu.com – Untuk urusan prestasi, Provinsi Kepri boleh berbangga. Prestasinya berada di urutan ke-5 nasional. Namun untuk urusan ekonomi, telah jatuh sangat dalam. Saat ini Kepri berada di urutan 33 dari 34 provinsi.

Menurut Sekdaprov Kepri, TS Arif Fadillah, walau Kepri berada pada urutan Provinsi yang ke-32, namun urusan prestasi Kepri berada dalam urutan 5 besar.

Arif mengungkapkan hal itu di sela acara Penyerahan SK PTT di Lingkungan Biro Humas Protokol dan Penghubung Setda Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Sri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (09/02).

”Paling tidak 10 besar dalam hal prestasi. Dan, Alhamdulillah hingga saat ini secara nasional penilaian untuk Kepri, sangat baik,” ujar Arif.

Ia pun mengatakan, Provinsi Kepri mesti semakin kuat dan hebat dalam hal apapun, baik di tingkat Nasional maupun internasional. Dalam perjalanan 17 Tahun Provinsi Kepri, ia mengajak melakukan inovasi dan terus memiliki kreativitas untuk membawa daerah ini semakin maju.

Sayangnya Arif tidak menyinggung urusan ekonomi yang bersentuhan langsung dengan rakyat Kepri. Padahal, urusan ekonomi juga menjandi tanggung jawab sebuah pemerintah daerah.

Ekonomi Jatuh Terperosok 

Sekadar mengingatkan, perekonomian Kepri saat ini telah jatuh sangat dalam. Beberapa kali, Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin sebelumnya, telah mengingatkan pentingnya urusan ekonomi ekonomi ini.

Bahtiar kala itu, sering kali mengingatkan bahwa perlu upaya yang sangat keras untuk membangkitkan kembali perekonomian Kepri. Perlu terobosan yang sangat-sangat kuat, dari seorang pemimpin di daerah Kepri.

BACA JUGA: Ekonomi Kepri Nomor Buncit Kedua di Indonesia

Sepanjang tahun 2020, ekonomi Kepri telah jatuh dan terperosok sangat dalam. Mengutip laporan BPS, pertumbuhan ekonomi Kepri jatuh ke minus 3,8 persen. Pada tahun 2019 masih bisa tumbuh sebesar 4,48 persen.

Angka pertumbuhan ekonomi ini telah membuat Kepri jatuh ke urutan 33 dari 34 provinsi. Kepri nomor buncit kedua setelah Bali. Pertumbuhan ekonomi Bali minus 9,31 persen.

Pertumbuhan ini juga sekaligus membuat perekonomian Kepri merupakan yang terjelek di Pulau Sumatera. Tetangga Kepri, yaitu Riau, pertumbuhan ekonominya masih berada di peringkat ke-18 di Indonesia. Begitu juga Jambi yang berada di peringkat ke-8 dan Bengkulu yang berhasil menempati peringkat ke-4 se-Indonesia. (ks04)

editor: arham