Ilustrasi Pertamina

Keprisatu.com – Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan pertalite sulit ditemukan di hampir seluruh SPBU di Batam, Kepulauan Riau, sejak Jumat (30/10) hingga saat ini. Namun, pihak Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) I Sumbagut mengklaim bahwa pasokan BBM jenis premium dan pertalite di wilayah Kepri saat ini dalam kondisi aman dan relatif lancar.

Muhammad Rum, Pjs. Comm. Rel. & CSR MOR I Sumbagut menjelaskan, kelangkaan premium dan pertalite yang terjadi dalam beberapa waktu belakangan disebabkan adanya lonjakan permintaan dari masyarakat. “Menjelang libur panjang kemarin, kegiatan masyarakat meningkat sehingga ada penambahan permintaan. Sedangkan belum ada penambahan stok,” katanya, Selasa (3/11) siang.

Melihat kondisi tersebut, lanjut Rum, Pertamina melakukan langkah cepat dengan menambah pasokan BBM jenis premium sebanyak 50 ribu liter dan pertalite sebanyak 40 ribu liter, yang akan disalurkan ke SPBU di wilayah Kepulaun Riau.

“Tambahan Pasokan BBM tersebut disuplai dari Fuel Terminal BBM Kijang dan Fuel Terminal Tanjung Uban guna memenuhi kebutuhan BBM masyarakat Kepri yang meningkat pasca masa libur panjang,” ujar Rum.

Pertamina juga menghimbau masyarakat Kepri untuk membeli BBM sesuai kebutuhan seperti biasanya dan tidak panic buying guna menghindari adanya kepadatan di SPBU. “Kami pastikan pasokan BBM untuk wilayah Kepri masih aman dan lancar , Ketahanan Stock BBM yang ada cukup untuk 13 hari kedepan “ ujar Rum.

Di samping itu sesuai acara rapat koordinasi Pertamina dengan Pemkot Batam,Tanjung Pinang dan Pemkab Bintan di ruang rapat Walikota Tanjung Pinang, diputuskan perlu adanya penambahan alokasi BBM jenis premium dan pertalite serta penambahan jam operasional Terminal Fuel Kijang dan Tanjung Uban guna memenuhi kebutuhan masyarakat Kepulauan Riau.

“Dan dianjurkan kepada masyarakat untuk menggunakan BBM jenis pertalite, pertamax dan pertamax turbo yang mempunyai beragam keunggulan seperti, lebih efisien dan ramah lingkungan serta sesuai dengan yang di rekomendasikan oleh pabrikan,” imbuh Rum.(aini)