Pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke-X Tahun 2026 yang resmi dibuka di Kabupaten Karimun, Kamis (2/7/2026).
Karimun, Keprisatu.com – Sebanyak 1.155 atlet dan ofisial dari tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau siap bersaing dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke-X Tahun 2026 yang resmi dibuka di Kabupaten Karimun, Kamis (2/7/2026).
Para peserta akan bertanding pada 10 cabang olahraga yang menjadi ajang pembuktian kemampuan sekaligus wadah pembinaan atlet pelajar berbakat dari seluruh daerah di Kepulauan Riau.
Suasana pembukaan berlangsung semarak ketika seluruh kontingen melakukan defile melintasi panggung utama di Panggung Putri Kemuning, Coastal Area. Penampilan masing-masing kontingen mendapat sambutan hangat dan tepuk tangan meriah dari masyarakat yang hadir.
Usai defile, seluruh atlet dan ofisial berbaris di depan panggung utama untuk mengikuti seremoni pembukaan sebagai penanda dimulainya seluruh rangkaian pertandingan Popda Kepri 2026.
Ketum KONI Kepri Usep RS dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad
Ketum KONI Kepri Usep RS yang menghadiri kegiatan tersebut mendampingi  Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, para kepala daerah atau perwakilannya, dan unsur Forkopimda.
Usep RS mengapresiasi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kepri X Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Karimun. Menurutnya, ajang tersebut merupakan bagian penting dari proses pembinaan olahraga pelajar yang berkelanjutan di seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau.
Usep menilai Popda tidak hanya menjadi arena kompetisi bagi para pelajar, tetapi juga menjadi wadah untuk mengukur hasil pembinaan yang telah dilakukan oleh masing-masing daerah. “Melalui ajang ini, para atlet muda memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menambah pengalaman bertanding,” ujarnya..
Ia berharap Popda mampu melahirkan lebih banyak atlet muda berbakat yang nantinya dapat menjadi tulang punggung olahraga Kepulauan Riau di masa depan. Atlet-atlet potensial yang tampil menonjol diharapkan dapat terus dibina secara berjenjang sehingga mampu berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Menurut Usep, keberhasilan pembinaan atlet usia muda akan memperkaya perbendaharaan atlet berprestasi yang dimiliki Kepri. Dengan semakin banyaknya atlet berkualitas, peluang Kepulauan Riau untuk meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah pada ajang yang lebih tinggi akan semakin terbuka.
744 Medali Menanti Juara Popda Kepri
Selama pelaksanaan Popda, para atlet akan memperebutkan total 744 medali yang terdiri dari 221 medali emas, 221 medali perak, dan 302 medali perunggu.
Adapun jumlah kontingen yang mengikuti Popda terdiri dari Kota Tanjungpinang sebanyak 248 orang, Kota Batam 246 orang, Kabupaten Bintan 227 orang, Kabupaten Karimun 188 orang, Kabupaten Lingga 89 orang, Kabupaten Kepulauan Anambas 87 orang, dan Kabupaten Natuna 70 orang.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengatakan Popda merupakan agenda nasional yang dilaksanakan di setiap daerah sebagai ajang pembinaan sekaligus seleksi atlet usia pelajar.
Ansar menegaskan pembinaan atlet usia muda harus terus dilakukan sesuai kemampuan anggaran pemerintah daerah. Menurutnya, dukungan dari perusahaan swasta juga sangat dibutuhkan untuk memperkuat pembinaan atlet.
“Kita lakukan pembinaan sesuai kemampuan anggaran. Untuk cabang seperti sepak bola dan sepak takraw terus kita lanjutkan. Alhamdulillah ada juga dukungan dari pihak swasta. Ke depan kita akan mendorong perusahaan-perusahaan besar ikut membantu pembinaan atlet. Mudah-mudahan APBD semakin baik sehingga pembinaan bisa dilakukan lebih maksimal,” katanya.
Sementara itu, Bupati Karimun Iskandarsyah mengucapkan terimakasih dan bangga karena Kabupaten Karimun dipercaya menjadi tuan rumah Popda Kepri ke-X Tahun 2026.
Menurutnya, penyelenggaraan Popda tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat serta menjadi sarana mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Karimun.
“Untuk itu kepada masyarakat Karimun, mari berikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh tamu. Jangan menaikkan harga dan jadilah tuan rumah yang ramah serta sopan,” ujar Iskandarsyah.
Sebagai tuan rumah, Kabupaten Karimun menargetkan mampu finis di peringkat tiga besar pada ajang Popda Kepri ke-X Tahun 2026. (KS10)/Fjr