Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin dan istri berkunjung ke Kabupaten Anambas, Kepri, Jumat (27/11/2020).

Keprisatu.com – Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin mendorong masyarakat Kepri datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 9 Desember 2020. Bahtiar menginginkan pastisipasi pemilih mencapai 80 persen di Pilkada Serentak Kepri 2020.

”Sekarang mulai sosialisasikan, masyarakat jangan ke mana-mana pada 9 Desember 2020. Berbondong-bondonglah ke TPS,” ujar Bahtiar, Jumat (27/11/2020) saat memimpin Rapat Koordinasi Pemantapan Persiapan Pilkada Serentak 2020 dan Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepri.

Bahtiar berkeliling ke daerah kabupaten dan kota se-Kepri untuk untuk mengecek dan memastikan persiapan pilkada berjalan dengan baik. Sebelumnya, Bahtiar memimpin rapat serupa di Kabupaten Natuna, Bintan, Karimun, Lingga, dan Batam serta Tanjungpinang.
Dirjen Pulpum Kemendagri ini terus mengingatkan agar masyarakat Kepri, jangan menyesal setelah Pilkada berlalu. Ternyata, mendapatkan pemimpin yang tidak bisa membawa Kepri keluar dari situasi sulit yang sedang dihadapi. Kepri sendiri sedang menghadapi anjloknya perekonomian dan berbagai dampak sosial pandemi Covid-19.

”Tingkat partisipan harus didorong mencapai 80 persen pemilih. Jangan sampai legilitas pemimpin daerah rendah, maka akan susah untuk memimpin ke depan,” imbuh Bahtiar.

Harapan partisipasi pemilih 80 persen ini lebih tinggi dari target nasional. Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara nasional menargetkan partisipasi sebesar 77,5 persen pada Pilkada Serentak 2020.

Di kesempatan sebelumnya, Bahtiar pernah menceritakan bagaimana warga Korea Selatan yang menginginkan pemilu dipercepat. Itu dikarenakan warganya kepengin cepat mendapatkan pemimpin baru yang bisa menyelasaikan persoalan ekonomi dan persoalan-persoalan sosial lainnya. (ks04)

editor: arham