Keprisatu.com – Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, segera menggelar  pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 2021 di delapan desa. Ini menyusul berakhirnya masa jabatan Kades periode saat ini dan kini telah berganti Pejabat Sementara (Pjs).

“Kita saat ini dalam tahapan persiapan, baik dalam segi penganggaran maupun prosesnya,” ungkap Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Karimun, Ery Noval Jadinata, Sabtu (13/1/2021).

Ia menjelaskan pelaksanaannya dalam tahap pembahasan, karena gelarannya harus dalam tahun 2021.

“Kita sudah lalukan beberapa persiapan awal, mulai dari revisi Peraturan Bupati (Perbup), dan persiapan pelaksanaan di delapan Desa. Kalau anggarannya, ya alokasinya dari APBD Kabupaten Karimun,” katanya.

BACA JUGA: Lepas Kendali, Pick Up ‘Terbang’ dan Tabrak Pohon di Karimun

Menurutnya, terkait pelaksanaan Pilkades ini pihaknya masih akan melakukan konsultasi lebih dulu dengan Bupati Karimun.  Setelah penetapan jadwal pelaksanaan, pihaknya akan segera melayangkan surat ke desa-desa yang akan melaksanakan pilkades serentak.

“Kita konsultasi dulu mengenai jadwal pastinya, baru kita surati ke desa-desa yang bersangkutan,” katanya.

Adapun delapan desa yang akan menggelar Pilkades serentak tahun ini antara lain, Desa Pongkar Kecamatan Tebing, Desa Pangke Barat Kecamatan Meral Barat, Desa Tanjunghutan Kecamatan Buru, Desa Parit Kecamatan Selat Gelam, Desa Telaga Tujuh Kecamatan Durai, Desa Tanjungkilang Kecamatan Durai, Desa Sugi Keamatan Moro, dan Desa Tanjungpelanduk Kecamatan Moro.

Tiga Kades Kosong 

Ery juga mengatakan, selain itu ada tiga Desa yang Kades defenitifnya belum habis masa jabatannya, namun sudah tidak menjabat.

Kekosongan jabatan Kepala Desa itu karena berbagai macam faktor, mulai dari mengundurkan diri dan sebagainya. Sehingga sekarang berganti dengan posisi Pergantian Antar Waktu (PAW).

“Tapi tiga Desa yang juga kosong ini, masih akan konfirmasi.  Apakah akan ikut melaksanakan Pilkades atau jabatannya tetap dengan PAW, karena masa jabatannya sangat singkat tidak sampai satu tahun,” katanya.

Ia berharap pilkades serentak nantinya bisa berjalan lancar tanpa ada gangguan apapun. Sehingga dapat menghasilkan pemimpin Desa yang diharapkan oleh masyarakat dapat memajukan kampung halaman. (ks12)

editor: arham