Keprisatu.com – Ribuan warga memadati Dataran Engku Putri, Batam Center, Rabu (31/12/2025) malam hingga Kamis (1/1/2026) dini hari dalam rangka menyambut pergantian tahun.
Di kawasan pusat pemerintahan Kota Batam itu, masyarakat tak hanya merayakan tahun baru, tetapi juga menyatukan kepedulian untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatra.
Momentum tersebut dikemas Pemerintah Kota Batam melalui kegiatan Kenduri Akhir Tahun 2025 bertema “Satu Hati Satu Negeri, Solidaritas Bencana Sumatra”, sebagai ajakan untuk merayakan pergantian tahun dengan semangat empati dan solidaritas sosial.
Melalui kegiatan ini, warga Batam diajak berdonasi secara digital menggunakan kode QR yang ditampilkan sepanjang acara. Donasi ditujukan untuk membantu korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Saat panggung hiburan diisi penampilan musisi lokal Batam dan artis ibu kota, Sammy Simorangkir, eks vokalis Kerispatih. Lagu Cinta Putih yang pernah populer pada 2005 mengalun merdu membuka penampilannya, disambut koor ribuan penonton.
Nostalgia berlanjut lewat Kesedihanku, Kaulah Segalanya, hingga Demi Cinta, yang membuat pengunjung larut dalam kenangan lagu-lagu pop Tanah Air.
Menjelang hitung mundur pergantian tahun, lagu Bila Rasaku Ini Rasamu memicu histeria penonton yang ikut bernyanyi. Detik-detik menuju 2026 ditutup dengan Kangen milik Dewa 19 yang dibawakan penuh energi.
Sebagai penutup rangkaian acara, seluruh pejabat, pengisi acara, dan pengunjung kompak menyanyikan Ibu Pertiwi. Lampu flash ponsel menyala serempak, menciptakan suasana haru sekaligus menggambarkan empati atas luka yang tengah dialami Tanah Air akibat bencana.
Dalam sambutannya, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengajak masyarakat mensyukuri capaian Kota Batam sepanjang 2025 sebagai bekal menyongsong 2026 dengan optimisme.
“Alhamdulillah, hingga malam pergantian tahun ini, perjalanan Kota Batam sepanjang 2025 penuh dengan capaian yang membanggakan,” ujar Amsakar.
Ia memaparkan, angka kemiskinan di Batam terus menurun, tingkat pengangguran terbuka semakin kecil, inflasi tetap terkendali, serta pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,89 persen, lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Di sektor investasi, Batam mencatat realisasi hingga triwulan III 2025 sebesar Rp54,74 triliun, atau sekitar 91 persen dari target. Berbagai penghargaan nasional juga diraih, mulai dari Innovative Government Award, kota perbatasan paling inovatif, hingga daerah investasi terbaik.
“Capaian ini adalah hasil energi kolektif warga Batam. Karena itu, mari kita jaga kebersamaan dan hindari diskusi-diskusi yang kontraproduktif,” tegasnya.
Pada momentum ini, Pemko Batam memutuskan tidak menggelar pesta kembang api secara besar-besaran. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk empati terhadap daerah-daerah di Sumatra yang tengah dilanda bencana.
“Pergantian tahun ini kita jadikan wahana membangun solidaritas dengan saudara-saudara kita di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” kata Amsakar.
Hasilnya, donasi masyarakat Batam terkumpul Rp4.589.074.911 atau sekitar Rp4,6 miliar. Selain itu, PLN Batam berkomitmen menyalurkan bantuan Rp2,5 miliar, sementara sebelumnya Pemko Batam telah memberikan bantuan Rp7,5 miliar.
“Insyaallah, dari pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat Batam, total bantuan yang bisa kita salurkan mencapai kurang lebih Rp15 miliar,” ungkap Amsakar.
Ia berharap, tahun 2026 menjadi tahun yang lebih baik bagi Batam. “Yang baik kita tingkatkan, yang kurang kita perbaiki. Idealnya, 2026 harus lebih baik dari 2025,” ujarnya.
Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, turut mengajak masyarakat menjaga Batam sebagai rumah bersama. “Kita harus bersatu untuk mewujudkan kemajuan Batam ke depan,” katanya.
Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono berharap situasi keamanan dan ketertiban di Batam tetap kondusif sepanjang 2026.
“Kami berharap tahun 2026 menjadi tahun yang lebih baik, dengan kondisi keamanan yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia menegaskan, Polri terbuka terhadap komunikasi dengan masyarakat. “Jika ke depan ada hambatan informasi atau sumbatan komunikasi, kami siap berdiskusi secara terbuka untuk mencari solusi yang bermanfaat,” pungkasnya. (*)
