Pemprov Kepri dan BP Batam. Ahad (29/11/2020) meneken kesepakatan  pengembangan kemaritiman di Pulau Galang, Kepri.

Keprisatu.com – Pemprov Kepri dan BP Batam meneken kerja sama pengembangan industri maritim. Kedua lembaga pelat merah akan mengembangkan Kota Maritim di Pulau Galang.

Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah dan Deputi III BP Batam, Sudirman Saad meneken kerja sama tersebut, Ahad (29/11/2020) di Graha Kepri.  Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin dan Wakil Ketua BP, Purwiyanto menyaksikan langsung penekenan tersebut.

BP Batam segera akan mengajukan hak pengelolaan lahan (HPL) kepada Menteri Agraria. Setelah HPL keluar, BP Batam akan memberikan alokasi lahan kepada Pemprov Kepri.

Pemprov selanjutnya membangun pelabuhan di Pulau Galang. BP Batam sendiri sudah membuat DED pengembangan Kota Maritim Pulau Galang. Pembangunan akan mulai tahun depan.

Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar mengemukakan lautan Kepri luasnya  mencapai 96 persen. Sehingga kelautan dan perikanan akan menjadi industri masa depan.

Dia mengatakan industri manufaktur telah berkembang pesat, namun pemprov juga perlu terus mendorong industri maritim.  ”Momen kerja sama ini langkah nyata mewujudkan industri berbasis maritim,”  ujarnya.

Bahtiar melanjutkan, kerja sama dalam kurun waktu tiga tahun akan memungkinkan Kota Maritim Pulau Galang terwujud. Saat itulah masyarakat akan merasakan kesejahateraan.

”Pemprov Kepri mendukung langkah besar ini. Kita semua dukung bersama. Gebrakan ini besar, membangun industri maritim memanfaatkan sumber daya alam,” katanya.

Langkah nyata Kepri itu, diyakini Bahtiar, bahkan akan menjadi program pembangunan ekonomi dan strategis nasional. Sekaligus ini bagian dari upaya memulihkan ekonomi.

Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto mengakui, Kepri mendapat anugerah kelebihan sumber daya alam berupa lautan. Aset berharga ini harus dimanfaatkan secara maksimal. (ks04)

editor: arham