Anggota Askot PSSI Batam Sandro Megio didampingi Mulyadi Nasution, menyerahkan surat dukungan resmi Askot PSSI Batam kepada Sukriadi (kiri) untuk maju sebagai Calon Ketua Umum KONI Batam Periode 2020-2024

Keprisatu.com – Ajang Pemilihan Ketua Umum KONI Batam semakin dekat. Salah satu calon ketua Umum KONI Batam, Sukriadi, terus mendapatkan dukungan.    

Sukriadi kembali dapat dukungan cabor terbesar yakni Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Batam (Askot PSSI Batam). Peluang Sukriadi menjadi Ketua Umum Koni Batam pun semakin besar. Sebelumnya ia telah memperoleh lebih dari setengah dukungan dari berbagai Cabor.

Kali ini,  Askot PSSI Batam menyatakan dukungannya kepada Uki sapaan akrabnya dari Sukriadi untuk maju dan terpilih dalam Musyawarah Olahraga Kota Batam V yang digelar dalam waktu dekat ini.

Askot PSSI Batam memandang KONI Batam merupakan induk organisasi cabang-cabang olahraga prestasi di Kota Batam, yang mengayomi seluruh anggotanya tanpa tebang pilih. Artinya, Pengkot yang melakukan pembinaan secara langsung ke atlet perlu mendapatkan perhatian. Askot PSSI tidak ingin KONI melakukan pembinaan hanya pada sedikit cabang olahraga tertentu.

“Kita mau sepakbola dan futsal juga diperhatikan. Ini cabang olahraga prestasi yang memasyarakat di Batam ini,” ucap Sandro Megio, Anggota Askot PSSI Batam, usai menyerahkan dukungan resmi kepada Uki, di Kawasan Batam Centre.

Sandro menyebutkan, Uki figur yang cocok memimpin KONI Batam empat tahun kedepan. Berpengalaman, dan sukses melakukan pembinaan cabang olahraga bulutangkis mulai dari Batam, Kepri hingga mengantarkan atletnya ke tingkat nasional dan masuk Pelatnas.

Askot PSSI lanjutnya, menjatuhkan pilihan ke Uki setelah Exco PSSI Batam melakukan Rapat Komite Eksekutif secara virtual, Senin (5/10/2020). Askot PSSI Batam, satu dari 30 cabang olahraga yang memberikan dukungan resmi untuk Uki maju pada pemilihan di Musorkot belum terjadwal itu.

Komite Eksekutif Askot PSSI Batam terdiri dari Rustam Efendi selaku Ketua, Yunus Muda, Zeindra, Mulyadi Nasution dan Sandro Megio sebagai Anggota. Keesokan harinya dukungan diserahkan Sando bersama Mulyadi.

Dikatakan Sandro, KONI Batam perlu perubahan. Kedepan, diharapkan ketua terpilih mengerti berorganisasi termasuk dalam pengambilan setiap keputusan melalui mekanisme organisasi yang benar.

Sosok itu ada pada Uki yang sudah berkecimpung di berbagai organisasi termasuk di olahraga bulutangkis dijalani secara berjenjang. “Uki sudah tidak diragukan lagi,” jelasnya.

Salah satu Anggota Askot, Yunus Muda merupakan pengurus KONI Batam Periode 2016-2020. Yunus yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kota Batam ini masuk salah satu pengurus KONI Batam yang terkena gelombang resufle antar waktu dilakukan Ketua KONI Batam Iskandar di penghujung akan berakhirnya periode kepengurusan.

Posisi Yunus sebelumnya sangat strategis, Wakil Ketua II KONI Batam dan kini digantikan oleh Nur Syafriadi, mantan Ketua Harian KONI Kepri.

Pihaknya menyebutkan, KONI Batam ke depan harus lebih maju dan berprestasi dan tidak lagi terkendala dengan hal-hal non teknis. Soal anggaran, dukungan Pemerintah Kota Batam dan DPRD Kota Batam dirasa cukup.

Tinggal bagaimana KONI bisa memanage anggaran yang telah dibantukan agar dapat terdistribusi ke cabang olahraga yang dinaungi termasuk atlet binaan.

“Dukungan anggaran sudah, tinggal kepiawaian seorang Ketua KONI dalam memanagerial,” kata Sandro. (ks10).

Editor : Tedjo