Alpin Adrian, tersangka Pelaku penusukan Syekh Ali Jaber.

Keprisatu.com – Kepala Satuan Reskrim Polres Kota Bandar Lampung, Kompol Rezky Maulana mengatakan, penyidik belum bisa menyimpulkan pelaku penusuk Syekh Ali Jaber, yakni Alpin Adrian mengalami gangguan kejiwaan.

Menurut dia, sebenarnya pelaku Alpin mengidap gangguan jiwa itu dari keterangan keluarganya. Makanya, penyidik melakukan upaya pemeriksaan terhadap pelaku secara observasi dan wawancara dengan menghadirkan ahli.

”Kami hadirkan psikiater dari rumah sakit jiwa karena ada statement itu (keluarganya bilang mengalami gangguan jiwa),” kata Rezky dikutip viva.co.id, Senin (14/9/2020).

Namun, kata Rezky, sementara ini dokter belum bisa menyimpulkan apakah pelaku Alpin mengidap gangguan jiwa atau tidak. Karena, menurut dia, sifatnya observasi wawancara terhadap pelaku.

”Jadi, bahasanya ada tanya dan jawab dan masih bisa menyampaikan secara gamblang,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad membenarkan adanya penusukan terhadap Syekh Ali Jaber di wilayahnya. Saat itu, Ali Jaber tengah memberikan tausiyah di Masjid Falahuddin. Menurut dia, acara yang dihadiri Ali Jaber dimulai pukul 16.00-18.00 WIB.

“Namun baru 15 menit pertama, dan sedang interaksi dengan jemaah tiba-tiba ada seorang laki-laki tidak dikenal langsung menghampiri dari sebelah kanan dan menusuk. Dengan itu, maka terjadilah refleks yang tinggi dan melakukan tangkisan tapi kena lengan sebelah kanan,” ujar Pandra kepada wartawan, Minggu 13 September 2020.

Sekarang kondisi Syekh sudah kembali pulih dan luka tusukan tersebut sudah dijahit. (KS 04)