Ketua Asosiasi Pariwisata Bahari (Aspabri) Provinsi Kepri, Surya Wijaya.

Keprisatu.com – Pelaku pariwisata Batam dan Kepri tetap semangat melakukan gerakan lokal meski Singapura belum mengizinkan warga Indonesia melancong ke negeri jiran itu.

Ketua Asosiasi Pariwisata Bahari (Aspabri) Provinsi Kepri, Surya Wijaya kepada Keprisatu, Selasa (1/9/2020), memaklumi daftar negara-negara yang boleh turisnya melancong ke Singapura.

“Sebab sebelumnya pihak Malaysia, juga Singapura memang sudah membuat keputusan akan tutup sampai tanggal 31 Desember 2020,” ungkap Surya.

Keputusan itu, lanjut Surya, tidak akan dan tidak perlu memengaruhi semangat dan optimisme para pelaku pariwisata di Batam dan Kepri umumnya.

“Yang seharusnya kita buat adalah gerakan pariwisata lokal. Itu yang diperlukan sekarang dan haruslah didukung semua pihak-pihak terkait,” imbaunya.

Melalui Aspabri sendiri, gerakan pariwisata lokal atau destinasi daerah Kepri itu telah digaungkan dan dilaksanakan sejak bulan Juni 2020.

“Hasilnya langsung kelihatan kok, sejak adanya gerakan kampanye pariwisata lokal itu, destinasi yang ada di Batam ada yang penuh setiap akhir pekan. Tidak saja terbatas untuk Batam, tapi juga untuk Bintan dan Kepri keseluruhan, kita kampanyekan secara domestik,” papar pria yang sekarang berambut plontos ini.

“Sayangnya gerakan kampanye pariwisata atau destinasi lokal ini, belumlah didukung oleh pihak-pihak terkait. Belum ada sosialisasi yang secara khusus bersifat pariwisata,” ujarnya.

Surya mengimbau ke pihak-pihak terkait terutama untuk mendukung gerakan ini supaya dilakukan sosialisasi secara khusus untuk pencegahan corona di bidang pariwisata. (KS 04)