Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi

Keprisatu.com – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Karimun melakukan pemeriksaan swab terhadap tenaga kesehatan di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Karimun. Pemeriksaan swab itu dilakukan Tim Gugus Tugas pasca-seorang pasien yang dirawat di RSBT Karimun terkonfirmasi positif Covid-19.

Pasien yang diketahui berjenis kelamin laki- laki itu meninggal dunia di RSBT Karimun. Ia sempat menjalani perawatan sebelum meninggal dunia, Selasa (15/9/2020) malam.

Dari hasil pemeriksaan swab dilakukan oleh Tim Gugus Tugas, pasien berusia 17 tahun itu positif terpapar Covid-19. Tes swab tenggorokan terhadap tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat itu harus dilakukan mengingat mereka kontak langsung dengan pasien positif tersebut.

“Besok (hari ini) kita swab,” ujar Rachmadi, Rabu (16/9/2020) malam.

Rachmadi mengatakan, dokter dan perawat RSBT Karimun saat itu belum mengetahui bahwa pasien yang mereka rawat terpapar virus corona. Pasien diketahui positif Covid-19 setelah meninggal dunia.

“Tahunya setelah hasil swab keluar pasien sudah meninggal dunia,” ujar Jubir Tim Gugus Tugas Rachmadi.

Meski begitu, Rachmadi menyebut saat merawat pasien tersebut, dokter dan perawat RSBT Karimun menerapkan protokol kesehatan standar. Perihal pasien tersebut dirawat di RS Bakti Timah, Rachmadi mengatakan itu atas permintaan pasien sendiri.

“Maunya pasien,” kata Rachmadi.

Rachmadi juga memperkirakan tidak perlu untuk menutup RSBT sementara waktu akibat kejadian tersebut. “InsyaAllah tidak tutup,” kata Rachmadi.

Sebelumnya diberitakan, seorang pasien Covid-19 di Karimun meninggal dunia, Selasa (15/9/2020) malam. Pasien berjenis kelamin laki- laki itu berusia 17 tahun dan merupakan warga Sei Lakam Timur. (KS 12)

Editor: zaki