ilustrasi corona (int)

Keprisatu.com – Sebanyak 54 orang warga Batam, terpaksa menjalani perwatan di Rumahsakit rujukan penyakti Covid19 di Kota Batam per Jumat (28/8/2020).

Update pasien corona per Jumat (28/8/2020) ini  dirilis Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Bidang Kesehatan, dr Didi Kusmarjadi menyebutkan penambahan ini terjadi dari data  hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP Dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil Temuan Kasus Baru Dan Hasil Tracing.

Jumlah pasien terpapar Covid-19 sebanyak 54 orang temuan kasus baru yang terdiri atas 18 (delapan belas) orang laki-laki dan 36 (tiga puluh enam) orang perempuan Terkonfirmasi “Positif”.

Dalam rilis resminya, dr Didi Kusmarjadi menyebutkan setidaknya ada Sembilan (9) tenaga kesehatan (Nakes) dari ASN Pemko, nakes dari RSUD Embung Fatimah  dan beberapa puskesmas.

Bahkan ada juga ASN dari  Tim Analis Laboratorium BTKL PP Dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang  yang tak kuasa melawan paparan corona hingga harus menjalani perawatan di RS Awal Bros Batam .

Kondisi ini juga yang melatarbelakangi Dinkes Kota Batam melakukan kebijakan penutupan sementara operasional 4 puskesmas yang ada di Kota Batam .

Selain kebanyakan didominasi ibu rumah tangga, karyawan swasta , dan mahasiswa , virus corona ini juga menyerang satu anggota Polri.

Untuk mengetahui rinciannya, ditampilkan data data pasien Covid-19 Jumat (28/8/2020) Nomor 546 – 599.  Mereka  saat ini tengah menjalani perawatan di rumahsakit rujukan Corona di Batam .

Kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan yang saat ini nyaris melemah menjadi faktor utama penularan virus corona . “Pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan dan jaga imunitas, penularan terjadi karena penurunan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan,” ujar dr Didi.

dr Didi mengharap agar kesadaran warga  Batam dalam menjalankan protokol kesehatan kembali meningkat, untuk mencegah dan memutus mata rantai Covid-19 di Batam . (tedjo)