Ambulance Laut yang meledak di Karimun.

Keprisatu.com – Pasca alami ledakan, Ambulans Laut milik Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Karimun dibawa ke Bangka Belitung guna menjalani perbaikan. Ambulans laut itu dibawa dengan cara ditarik menggunakan kapal tagboat ke pelabuhan Sikumbang, Kundur, dan kemudian dinaikkan ke atas Tongkang, Senin (30/11).

Ambulans laut itu diketahui mengalami ledakan saat bersandar di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam Kabupaten Karimun. Akibat kecelakaan itu, transportasi bagi pasien di luar pulau Kabupaten Karimun harus terkendala.

Ketua Basznas Kabupaten Karimun Nasrial mengatakan, ambulan laut itu akan menjalani perbaikan selama dua bulan lamanya di Bangka Belitung. “Hari ini mulai dibawa, perjalanan bisa memakan waktu 2 hingga 3 hari ke Bangka Belitung,” kata Nasril.

Nasril mengatakan, akibat ledakan tersebut, ambulans laut mengalami kerusakan pada bagian dalam speed boat, sehingga harus menjalani perbaikan agar dapat kembali beroperasional. “Kerusakan pada bagian dalam,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Ambulans laut milik Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Karimun dikabarkan meledak saat bersandar di Dermaga Pelabuhan Sri Tanjung Gelam, Sabtu (14/11) sore lalu. Ambulance laut tersebut biasanya digunakan untuk membawa pasien dari pulau-pulau sekitar Karimun menuju Karimun serta juga untuk mengantarkan pasien Positif Covid-19 ke RSKI Galang.

Belum diketahui pasti penyebab ledakan itu, informasinya saat terjadi ledakan terdapat satu orang Anak Buah Kapal (ABK) sedang berada didalam dan terkena ledakan itu. “Kapal tidak terbakar. Hanya meledak saja,” kata Yogi seorang warga yang berada di lokasi beberapa waktu lalu.(ks12)

Editor : Aini