Ketua DPRD Karimun, Muhammad Yusuf Sirat.

Keprisatu.com – Kegiatan reses masa sidang ke-III DPRD Karimun tahun 2020 ditiadakan. Pembatalan kegiatan reses itu ditandai dengan pencabutan SK Reses untuk 30 anggota DPRD Karimun.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Ketua DPRD Karimun, Muhammad Yusuf Sirat, saat rapat paripurna pembahasan Rancangan APBD Karimun tahun anggaran 2021, Rabu (25/11) kemarin. “Benar, rencana reses kita batalkan. SK reses sudah kita cabut,” katanya.

Yusuf menyebutkan, pembatalan kegiatan reses itu dilakukan karena pertimbangan masih tingginya angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karimun. “Pertimbangan kita masih tingginya angka penyebaran Covid-19 di sini,” katanya.

Menurut Yusuf, pembatalan kegiatan reses ini merupakan yang pertama kalinya di DPRD Karimun. Sebagai gantinya, untuk meraup aspirasi masyarakat khususnya di daerah pemilihan masing-masing 30 anggota DPRD Karimun, maka akan dilakukan di Musrenbang mendatang.

“Akan ditampung melalui musyawarah rencana pembangunan atau Musrenbang.

Berdasarkan data terakhir Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Karimun, masih ada sekitar 29 orang pasien positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan. Mereka dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan di Karimun di antaranya RSUD Karimun, Pusat Pelayanan Covid-19 di Kecamatan Meral Barat dan sebuah klinik swasta.(ks12)

Editor : Aini