Maulida (24) teman wanita DP (tangan terikat) ditangkap petugas Bandara Hang Nadim

Keprisatu.com – Tak tanggung tanggung, ternyata jumlah sabu yang dibawa oleh oknum Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang ditangkap di Batam lebih dari 3 kilogram.

Oknum Kemenhub yakni Rano Dwi Putra atau RDP (40) ditangkap pada Sabtu (22/8/20) sekitar pukul 13.00 WIB.

“Tersangka RDP ini ternyata adalah pegawai Kemenhub Pusat, tetapi ditugaskan di Otoritas Perhubungan Bandara Bali,” ujar Kabid Berantas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri Kombes Pol Arief Bastari, Minggu (23/8/20).

Baca Juga: Oknum Kemenhub Bawa Sabu, Ditangkap di Batam

Oknum Kemenhub ini ditangkap oleh Petugas Avsec Bandara Internasional Hang Nadim Batam bersama seorang perempuan yakni Maulidia atau M (24) di SCP-2. Keduanya merupakan penumpang transit rute Pekanbaru – Batam – Surabaya.

Keterangan lain diperkuat oleh Suwarso, Direktur Bandar Udara dan Telekomunikasi Informasi Komunikasi (BUTIK) Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Dari Pekanbaru mereka menggunakan Lion Air JT.236 dan akan melanjutkan ke Surabaya dengna Citilink QG-949 etd 15.25 WIB,” ujar Direktur Bandar Udara dan Telekomunikasi Informasi Komunikasi (BUTIK) Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso, Minggu (23/8/20).

Oknum Kemenhub, RDP membawa sabu lebih 3 Kg. Foto istimewa.

Suwarso menjelaskan, dari keduanya diamankan diduga sabu lebih dari 3 kilogram yang disembunyikan di pinggang, sepatu, dan betis tersangka RDP (40) dan M (24).

Kecurigaan ini sewaktu tersangka melalui worktrough, saat itu tersangka M duluan dan setelah diperiksa manual, ada benda aneh di pinggang wanita tersebut.

“Kemudian dilanjutkan pemeriksaan di ruang khusus bersama rekan lelaki melalui x-ray. Setelah ditemukan diduga sabu, dilanjutkan digelandang ke ke kantor Bea Cukai Hang Nadim, Batam,” ujarnya.

Dijelaskannya, setelah dijumlahkan diketahui dari tersangka RDP ada 15 bungkus dengan berat total 1.702 gram dan M ada 14 bungkus dengan berat total 1.388 gram sabu atau jumlahnya sebanyak 3.090 gram.

“Saat ini keduanya tengah diperiksa intensif di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri,” tutupnya.(ks14)