Beranda Batam Nada Salsabila Kamil: 17 Tahun, Menulis Mimpi, Menantang Zaman: Buahkan 19 Karya...

Nada Salsabila Kamil: 17 Tahun, Menulis Mimpi, Menantang Zaman: Buahkan 19 Karya Sejak Usia 12 Tahun

Nada Salsabila Kamil justru memilih menulis dan bersuara lewat kata
Keprisatu.com – Di usia ketika sebagian remaja masih sibuk mencari jati diri, Nada Salsabila Kamil justru memilih menulis dan bersuara lewat kata. Gadis kelahiran Batam ini kembali menunjukkan konsistensinya di dunia literasi dengan merilis novel terbarunya berjudul Riana pada 15 Januari 2026.

Novel ini merupakan sebuah karya yang lahir dari keberanian anak muda untuk bercerita dan bermakna. Nada bukan nama baru di jagat kepenulisan remaja.

Baca juga : Rakerprov KONI Kepri 2025, Menyongsong Kemajuan Olahraga di Negeri Segantang Lada

Baca juga : Peluang Dulang Medali, Usep RS Ingin Atletik Jadi salah satu Andalan Kepri di Porwil 2027

Di usia 17 tahun, ia telah menapaki perjalanan kreatif yang tidak singkat. Novel Riana menjadi karya kelimanya setelah Antagonis Couple, Depresi, Sisi Gelap, dan Father yang seluruhnya diterbitkan melalui kolaborasi dengan Androcenta dan Chars Publishing.

Konsistensi ini menjadi bukti bahwa menulis bukan sekadar hobi, melainkan jalan hidup yang ia tekuni dengan serius.

Nada Salsabila Kamil

Lahir di Batam pada 22 Desember 2008, Nada tumbuh di tengah realitas generasi muda yang akrab dengan perubahan cepat dan tantangan mental. Dari sanalah ide-idenya bertumbuh, menyerap keresahan, harapan, dan dinamika anak muda, lalu dituangkan menjadi cerita yang dekat dengan pembacanya.

Bakat dan dedikasi Nada juga pernah mendapat pengakuan publik. Pada 2024, ia dinobatkan sebagai Duta Ayo Jadi Penulis, sebuah penghargaan dari Jaringan Siber Media Indonesia (JMSI) Provinsi Kepulauan Riau bekerja sama dengan Polda Kepri.

Saat itu, Nada masih duduk di bangku kelas X SMKN 4 Batam, membuktikan bahwa usia muda bukan batas untuk berkarya, melainkan modal untuk melesat lebih jauh.

Saat ini, Nada tengah menempuh pendidikan di kelas 11 jurusan Analisis Pengujian Laboratorium (APL) SMKN 4 Batam, Kecamatan Sekupang.

Hingga kini, ia telah menyelesaikan lebih dari 19 judul cerita, di antaranya Pemuda Pancasila, Petrichor, Fall in Love, Love to Death, Ghost Girl, hingga Zergan ; 100,0% Playboy.

Kecintaannya pada dunia menulis dimulai sejak usia 12 tahun. Sebelum masuk SMK, ia pernah belajar di TK Al Azhar Baloi, SDN 006 Sekupang, dan SMPN 3 Sekupang.

Sebagian besar karya Nada mendapat respon positif dari pembaca. Novel-novelnya yang sudah terbit dapat dibeli melalui toko online Shopee.

Beberapa novel Nada, mengangkat tentang kesehatan mental, lingkungan hidup, pertemanan, dan berbagai topik lainnya. Riana juga sudah tersedia untuk pembelian melalui platform yang sama.

Untuk mendukung publikasi tulisannya, Nada juga membagikan ide-idenya melalui platform membaca online. Selain itu, ia memiliki kanal YouTube bernama naadaablas atau park chimchim dengan total 24 ribu lebih Subscribe.

Nada bercita-cita menjadi perawat sekaligus ingin menjadi penulis terkenal seperti Tere Liye dan Ita Karin.

Ia juga berharap karya-karya novelnya yang diterbitkan oleh Androcenta dan Chars Publishing dapat diperjualbelikan secara luas di toko buku Gramedia seluruh Indonesia bahkan Luar Negri. (tjo)