Foto ilustrasi.

Keprisatu.com – Warga Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri nampak mulai mengabaikan protokol kesehatan. Di sejumlah tempat dan pusat-pusat keramaian dengan mudah ditemukan begitu banyak warga yang tidak lagi mengenakan masker. Padahal jumlah kasus baru Covid-19 terus bertambah.

Pantauan wartawan media daring ini, Jumat (13/11/2020) di sejumlah tempat seperti pasar, restoran, cafe, kedai kopi bahkan sejumlah tempat ibadah, tidak lagi menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Dengan mudah ditemukan di tempat-tempat tersebut warga dengan santai dan leluasa tidak mengenakan masker.

Di sejumlah masjid yang ada bahkan nampak tidak lagi menerapkan protokol kesehatan secara ketat seperti pada awal merebaknya pandemi Covid-19. Jamaah anak-anak maupun dewasa bisa masuk masjid tanpa mengenakan masker. Jarak shaf salat juga nampaknya sudah tidak begitu menjadi perhatian bagi jamaah.

Padahal sejauh ini temuan kasus baru Covid-19 di Tanjungpinang Kepri terus mengalami pertambahan. Sehari pada Kamis (12/11/2020) saja terjadi penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 21 kasus.

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, dalam keterangan resminya, Kamis (12/11/2020), menyatakan temuan baru sebanyak 21 kasus tersebut terdiri dari 7 laki-laki dan 14 perempuan. Hal itu setelah dilakukan pemeriksaan swab metode RT PCR di laboratorium BTKL PP Batam dan RSAL Tanjungpinang.

Rahma tidak bosan-bosannya untuk selalu mengimbau seluruh warga kota untuk menaati protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak, dan sering mencuci tangan, serta menggunakan handsanitizer.

Sesuai data Gugus Tugas Covid-19 Kepri, dengan pertambahan 21 kasus baru, total jumlah konfirmasi positif Covid-19 di Tanjungpinang saat ini sebanyak 701 kasus. Sebarannya, 158 kasus aktif, sembuh 525 kasus, dan meninggal 18 kasus. (ks04)

editor: arham