MK menolak gugatan kubu Bersinar atas hasil Pilkada Karimun 2020.
Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim

Keprisatu.com – Mahkamah Konstitusi (MK) RI memutuskan menolak gugatan dari pasangan Iskandarsyah-Anwar Abubakar (Bersinar) atas hasil Pilkada Karimun 2020.  Dengan demikian pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq-Anwar Hasyim dipastikan memenangkan Pilkada dan akan memimpin kembali Kabupaten Karimun 2021-2024.

Hal ini setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak Permohonan Pemohon secara keseluruhan atas Gugatan Hasil Pilkada Karimun tahun 2020 dari kubu Pasangan Calon Iskandarsyah-Anwar Abubakar.

MK membacakan hal itu dalam sidang pengucapan putusan pada Kamis (18/3/2021) yang berlangsung secara daring. MK juga menyiarkan secara langsung sidang tersebut di kanal Youtube Mahkamah Konstitusi RI.

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq- Anwar Hasyim ketika pembacaan putusan oleh MK, menggelar nonton bersama. Suasana haru pun menyambut kemenangan pasangan Bupati Petahana itu ketika MK membacakan amar putusan sengketa hasil Pilkada Karimun.

“Hari ini telah terlaksana pembacaan putusan majelis hakim tentang hasil Pilkada Kabupaten Karimun tahun 2020. Alhamdulillah, tadi kita dengarkan sama-sama apa yang pemohon dalilkan, telah terjawab oleh hakim,” kata Rafiq, Kamis (18/3/2021).

Pembacaan putusan MK secara daring, Kamis (18/3/2021).

Ia mengatakan, pihaknya menyampaikan rasa syukur yang sebesar- besarnya atas hasil Pilkada Karimun. Selanjutnya, ia berharap kepada masyarakat dapat menerima dengan baik hasil Pilkada Karimun tahun 2020.

“Pada kesempatan kali ini, saya menyampaikan rasa syukur sebesar- besarnya. Proses Pilkada Karimun telah selesai dan saya minta untuk seluruh masyarakat Kabupaten Karimun, apa yang telah MK putuskan melalui Sidang MK dapat masyarakat terima dengan baik,” katanya.

“Kita juga berterima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah menjaga daerah dengan baik dan damai,” katanya.

Rafiq menyampaikan, dalam proses demokrasi pro dan kontra sudah menjadi hal yang biasa. Namun setelah selesai proses Pilkada ini, harapan Rafiq, silahturahmi dan persatuan dapat terajut kembali untuk bersama-sama membangun Karimun.

“Mari kita rajut kembali silahturahmi dan membangun persatuan untuk bersama membangun Karimun,” katanya.

BACA JUGA: Masa Jabatan sampai 23 Maret, Aunur Rafiq Sampaikan Permohonan Maaf

Menunggu KPU Karimun 

Rafiq mengatakan, untuk pelantikan, masih menunggu proses dari KPU Karimun. Di mana KPU akan kembali menggelar sidang pleno penetapan pemenang Pilkada Karimun.

“Proses pelantikan nantinya akan menunggu KPU Karimun menggelar sidang hasil pilkada, usai menerima salinan putusan dari Mahkamah Konstitusi. Setelah itu nanti KPU akan menyurati DPRD Karimun untuk kemudian melakukan paripurna. Kemudian penetapan pilkada dikirimkan ke Gubernur Kepri dan selanjuntnya diteruskan ke Mendagri untuk dikeluarkan SK pengangkatan,” katanya. (ks12)

editor: arham