
Batam, Keprisatu.com — Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Batam resmi memiliki kepengurusan baru. Yulpiswandi bersama jajaran pengurus MES Kota Batam dilantik oleh Ketua MES Provinsi Kepulauan Riau, Zulkamirullah, dalam prosesi yang berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Bank Indonesia Batam.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Asisten II Pemerintah Kota Batam Suhar yang mewakili Wali Kota Batam, unsur Forkopimda Kota Batam, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM), Ketua KADIN Kota Batam, serta perwakilan perbankan se-Kota Batam.
Ketua MES Kota Batam, Yulpiswandi, mengatakan terbentuknya kepengurusan MES Kota Batam menjadi langkah penting dalam memperkuat pengembangan ekonomi syariah di daerah.
“Pembentukan MES Kota Batam ini merupakan yang pertama di antara kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau. Setelah Batam, daerah lainnya akan menyusul membentuk kepengurusan MES di wilayah masing-masing,” ujar Yulpis.
Menurut Yulpis, keberadaan MES di tingkat daerah diharapkan tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi mampu mendorong berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan ekonomi berbasis syariah.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, serta pelaku UMKM menjadi bagian penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Kota Batam.
Sementara itu, Ketua MES Provinsi Kepri, Zulkamirullah, berharap kepengurusan MES Kota Batam yang baru dilantik dapat segera bekerja dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
“Saya berharap MES Kota Batam tidak hanya sekadar melakukan kegiatan seremonial. Kepengurusan ini harus mampu melihat peluang dan mengambil peran dalam pengembangan ekonomi syariah di Batam,” kata Zul.
Zulkamirullah menilai posisi Batam yang strategis dan berdekatan dengan dua negara tetangga memberikan peluang besar bagi pengembangan wisata halal. Potensi tersebut, menurutnya, harus dapat dikembangkan bersama dengan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.
“Batam memiliki letak yang sangat strategis karena berdekatan dengan dua negara tetangga. Ini peluang besar, terutama untuk mengembangkan wisata halal sekaligus membina UMKM agar mampu mengambil manfaat dari kunjungan wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik,” ujarnya.
Ia berharap MES Batam dapat membangun sinergi dengan berbagai pihak sehingga ekonomi syariah tidak hanya berkembang pada sektor keuangan, tetapi juga menyentuh pariwisata, perdagangan, industri halal, dan UMKM.
Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan seminar sehari yang membahas ekonomi syariah, pasar modal halal, serta pengembangan usaha kecil dan menengah berbasis halal. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal MES Kota Batam dalam memperkenalkan sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat mengenai potensi ekonomi syariah. (hrs)