Rapat persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi Kepri 2026 di Tanjungpinang.
Tanjungpinang, Keprisatu.com – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri VI Tahun 2026, Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Riau memperkuat koordinasi melalui agenda Chef de Mission Meeting (CdM Meeting) guna memastikan kesiapan penyelenggaraan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut berjalan optimal.
Kegiatan tersebut berlangsung di lantai III Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang, Rabu (21/10/2026), melalui rapat finalisasi Chief de Mission (CDM) Meeting yang melibatkan panitia besar Porprov Kepri VI, KONI kabupaten/kota, serta perwakilan pengurus cabang olahraga (cabor).
Ketua Panitia Besar (PB) Porprov Kepri VI, Asmin Patros, mengatakan rapat finalisasi menjadi forum koordinasi untuk memastikan kesiapan teknis penyelenggaraan, mulai dari lokasi pertandingan, tenaga kesehatan, hingga pengamanan.
Menurut Asmin, koordinasi melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah aspek keselamatan pada cabang olahraga dayung yang direncanakan berlangsung di Dompak. Panitia menerima masukan mengenai potensi keberadaan buaya di kawasan tersebut sehingga keamanan lokasi perlu dievaluasi lebih lanjut.
“Evaluasi kami kembalikan kepada masing-masing cabang olahraga. Mereka yang paling mengetahui kondisi lokasi, apakah masih aman digunakan atau perlu dipindahkan,” kata Asmin.
Ia menegaskan, aspek keselamatan atlet dan seluruh pihak yang terlibat harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan lokasi pertandingan. Karena itu, koordinasi lintas instansi diperlukan agar seluruh rangkaian Porprov berjalan aman dan lancar.
Di sisi lain, Asmin mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah. Menurut dia, paparan persiapan yang disampaikan menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menyelenggarakan pesta olahraga tingkat provinsi tersebut, meskipun menghadapi keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi.

“Dari presentasi tadi, Tanjungpinang menunjukkan kesiapan untuk melaksanakan Porprov Kepri VI. Kami memberikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan,” ujarnya.
Asmin juga menyambut baik peluncuran SINDORA Kota Tanjungpinang. Ia berharap sistem tersebut dapat menjadi contoh bagi kabupaten/kota lain di Kepulauan Riau sehingga pengelolaan data olahraga di tingkat provinsi dapat dilakukan secara lebih terintegrasi.
Dengan tersedianya sistem informasi data olahraga, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan diharapkan lebih mudah memperoleh informasi mengenai potensi, pembinaan, serta perkembangan olahraga di daerah masing-masing.

Selain itu, Asmin mengapresiasi rencana penyelenggaraan kirab obor Porprov Kepri VI. Ia berharap seluruh KONI kabupaten/kota dan pihak terkait dapat mendukung rangkaian kegiatan tersebut agar berlangsung sukses.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, menekankan bahwa Porprov tidak semata-mata menjadi ajang mengejar kemenangan, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan dan menjunjung tinggi sportivitas.
Ia mengingatkan seluruh peserta untuk menghargai perbedaan, membangun persaingan yang sehat, serta menjaga integritas dan nama baik daerah selama pertandingan berlangsung.
“Kemenangan memang menjadi tujuan dalam pertandingan, tetapi persaudaraan, integritas, dan nama baik daerah harus tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, penetapan DOD Kota Tanjungpinang menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat arah kebijakan pembangunan olahraga secara terencana, terukur, dan berkelanjutan.
Melalui dokumen tersebut, pembinaan olahraga diharapkan tidak berjalan secara parsial, melainkan terintegrasi mulai dari pembinaan usia dini, peningkatan kualitas atlet dan pelatih, hingga penyediaan sarana dan prasarana serta pencapaian prestasi di tingkat regional maupun nasional.
Raja Ariza menegaskan, implementasi DOD membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga agar program pembinaan dapat berjalan efektif dan berkesinambungan.
Ia juga berharap SINDORA dapat mendukung pengelolaan data olahraga yang lebih tertata dan terintegrasi sebagai dasar perencanaan serta evaluasi program pembinaan.
Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zul Hidayat, mengatakan pemerintah kota terus mematangkan agenda penyelenggaraan Porprov Kepri VI 2026 agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana.
Pembahasan mencakup penyambutan dan pengantaran kepulangan kontingen, pelaksanaan kirab obor, hingga persiapan penutupan Porprov.
Kirab obor Porprov Kepri VI dijadwalkan berlangsung pada 1 November 2026 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menuju penyelenggaraan ajang olahraga tersebut.
Porprov Kepri VI Tahun 2026 mengusung tema “Berbenah Menuju Prestasi Olahraga Nasional”. Melalui persiapan yang matang, Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap penyelenggaraan ajang ini tidak hanya berjalan sukses, tetapi juga memperkuat pembinaan atlet dan mendorong peningkatan prestasi olahraga Kepulauan Riau. (Fjr)